Sabtu, 25 Oktober 2014
Jelang Konser, Harvey Malaihollo Mendadak Cerewet
Penulis : Irfan Maullana | Rabu, 19 September 2012 | 08:32 WIB
|
Share:
KOMPAS/MOHAMMAD HILMI FAIQ
Harvey Malaihollo

JAKARTA, KOMPAS.com -- Jelang konser 35 tahun berkarya, "Tetaplah Bersamaku", vokalis senior Harvey Malaihollo (50) mendadak cerewet kepada komposer Andi Rianto. Harvey mengaku kerap mewanti-wanti Andi agar tak terlalu banyak memberi aransemen musik untuk lagu-lagu lamanya yang akan disajikan di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, 27 September 2012 mendatang.

"Saya cerewet sekali. Tapi adik saya (Andi) itu sangat mengerti sekali," kata Harvey saat berbincang dengan Kompas.com di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (18/9/2012).

"Saya harus membatasi aransemen, saya enggak mau esensi lagu lamanya hilang, boleh diubah, tapi jangan sampai esensi lagu itu hilang karena historical background value-nya itu sangat besar," jelas Harvey.

Tentu Harvey punya alasan untuk itu. "Kalau saya harus memilih aransemen musik baru tapi esensinya hilang, maka saya akan pilih aransemen yang lama. Tapi Andi Rianto cukup mengerti, dan dia bisa mengakomodir keinginan saya," lanjutnya.

Penyanyi berdarah Ambon kelahiran Jakarta, 3 Mei 1962 itu pun yakin jika Andi bisa menerima ocehannya. "Jadi kalau saya harus bekerja sama dengan anak-anak muda, saya memilih Andi, karena kalau saya batuk saja dia sudah tahu. Dia memang anak muda, tapi cara berpikirnya sangat dewasa dalam berpikir," kata Harvey. 

Editor :
Eko Hendrawan Sofyan