Sabtu, 22 November 2014
NOAH Konser di Bandung, 100 Polisi Diterjunkan
Penulis : Kontributor Bandung, Rio Kuswandi | Senin, 12 November 2012 | 16:11 WIB
|
Share:
TRIBUN SUMSEL/M AWALUDDIN FAJRI
Ariel di pentas konser NOAH, Born to Make History, di Palembang, Sabtu (13/10/2012) malam.

BANDUNG, KOMPAS.com — Konser grup band NOAH bakal kembali digelar di Trans Studio Hotel, Jalan Gatot Subroto, Bandung, Senin (12/11/2012) malam ini. Demi mengantisipasi kondisi keamanan, Kepolisian Resor Kota Besar Bandung (Polrestabes Bandung) menurunkan 100 anggotanya untuk mengawal konser ini.

"Kita akan turunkan 100 anggota untuk melakukan pengamanan, baik di indoor maupun outdoor," kata Abdul kepada wartawan, didampingi Kasatreskrim Ajun Komisaris Besar Wijonarko di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Bandung.

Konser yang dimotori sang vokalis, Nasril Ilham alias "Ariel" ini, akan berlangsung pada pukul 20.00-23.00. Abdul mengatakan, konser NOAH diprediksi bakal disaksikan tak kurang dari 3.000 penonton. "Ya, makanya kita akan sigap untuk mengantisipasi pengamanan tersebut," ucap Abdul.

Menurutnya, pengamanan di Kota Bandung bukan hanya tugas polisi, melainkan juga tugas masyarakat. "Mari kita sama-sama menjaga agar Kota Bandung ini kondusif, terbebas perlakuan rusuh dan tindakan kriminal lainnya. Ini bukan tugas polisi saja, melainkan juga seluruh masyarakat. Ya, setidaknya masyarakat jangan sampai melakukan hal yang tidak-tidak dan melanggar ketentuan hukum," tandasnya. 

Belum lama ini, perhelatan konser grup band NOAH mencapai puncaknya di Mata Elang International Stadium (MEIS), Ancol, Jakarta, Jumat (2/11/2012) malam. Mengusung tema "The Greatest Session Of History", konser dibuka dengan video rockumentary NOAH saat berkeliling kelima negara dan kota-kota di Indonesia dalam rangkaian tur konser mereka.

Banyak lagu lawas yang dibawakan oleh NOAH pada malam itu, seperti "Di Atas Normal", "Aku dan Bintang", "Menunggumu", "Tak Ada yang Abadi", "2 DSD", "Sahabat", "Tak Bisakah", "Khayalan Tingkat Tinggi", dan "Cobalah Mengerti". Tak ketinggalan, lagu dari album baru turut dihadirkan, yakni "Dara", "Raja Negriku", "Jika Engkau", "Puisi Adinda", "Melawan Dunia", dan "Separuh Aku".

Editor :
Glori K. Wadrianto