Rabu, 22 Oktober 2014
Ariel "Meleleh" karena Pendamping Barunya
Penulis : Irfan Maullana | Senin, 18 Maret 2013 | 16:01 WIB
|
Share:
TRIBUN JAKARTA/JEPRIMA
Ariel, vokalis band NOAH

JAKARTA, KOMPAS.com — Api dan es sejatinya tak bisa menjadi satu. Tapi, dalam program musik/variety show Viva La Vida di layar kaca ANTV, kedua unsur itu bisa menyatu, diwakili oleh duet vokalis antara Sierra Sutedjo dan Ariel "NOAH".

Penampilan mereka di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Minggu (17/3/2013) malam, tersebut diiringi oleh band NOAH. Digambarkan dengan bantuan teknologi video mapping, Ariel mewakili sifat es, sementara Sierra mewakili sifat api, sewaktu keduanya menyanyikan lagu "Ada Apa Denganmu".

Kedua sifat itu awalnya saling bertentangan. Layar video mapping terbagi dua untuk menggambarkan kedua sifat tersebut. Sampai di satu waktu, dengan sifat apinya, Sierra menghampiri Ariel. Perlahan penggambaran sifat es, yang diwakili oleh Ariel, mulai meleleh dan memadamkan sifat api pada Sierra. Hasilnya, es dan api ini melebur menjadi satu dan menghasilkan visualisasi pemandangan yang menyejukkan mata.

Dalam wawancara sebelumnya, Manajer Koordinator Produksi ANTV, Antonius Kelly, menjelaskan bahwa konsep menyatukan sifat es dengan sifat api dalam sebuah video mapping merupakan tantangan yang mengasyikkan. "Ini tantangan bagi kami karena kami dan artis penyanyi harus bisa berkoordinasi baik untuk menyesuaikan gerak badan mereka," ungkap Antonius ketika berbincang di studio ANTV, Jumat (15/3/2013) lalu.

Lanjut Antonius, dengan video mapping itu, ada beberapa titik ketika Ariel dan Sierra harus memosisikan diri saat mereka melantunkan bagian lirik tertentu supaya visualisasinya pas.

Editor :
Ati Kamil