Selasa, 2 September 2014
SPG Rokok Itu Ingin Bersilaturahim dengan Istri Uje
Penulis : Irfan Maullana | Rabu, 1 Mei 2013 | 20:41 WIB
|
Share:
DWI RISKY
Agnes (23) dan Dea (23), dua SPG rokok yang sempat bertemu Ustaz Jeffry Al Buchori di sebuah kafe di Kemang, Jakarta Selatan pada Kamis (25/4/2013) malam, berziarah ke makam Uje di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2013).

JAKARTA, KOMPAS.comSales promotion girl (SPG) rokok bernama Agnes (23) menjadi salah seorang yang berduka atas kepergian Ustaz Jeffry Al Buchori atau Uje untuk selamanya setelah mengalami kecelakaan tunggal dalam mengendarai sepeda motor gedenya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2013) lalu. Betapa tidak, hanya beberapa jam sebelum kecelakaan tersebut terjadi, Uje sempat membeli dua bungkus rokok dari Agnes ketika ngopi di sebuah kafe di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

"Saya kaget sekali mendengar kabar bahwa orang yang saya suka dengarkan ceramahnya meninggal dunia. Saya enggak percaya sampai akhirnya saya lihat di BB (BlackBerry) saya dan nonton berita," kata Agnes ketika diwawancara per telepon oleh Kompas.com, di Jakarta, Rabu (1/5/2013).

Agnes mengaku melihat wajah Uje sangat pucat pada Kamis (25/4/2013) malam itu. "Uje terlihat pucat sekali. Biasanya suka ngebanyol di TV, ini enggak terlihat seperti itu. Tapi, dia masih menunjukkan senyum ciri khasnya," kenangnya.

Agnes juga mengaku kaget karena tiba-tiba Uje, yang biasa memimpin doa, justru meminta didoakan. "Malam itu, jam 11 malam, setelah Uje membeli rokok di saya, dia langsung minta didoakan selamat dunia dan akhirat. Ini yang membuat saya sama rekan saya kaget malam itu. Dia (Uje) tidak pernah menganggap dirinya suci, dia masih meminta didoakan sama orang lain," kisahnya.

Sebagai seorang SPG, Agnes merasa begitu dihargai oleh Uje. "Dia itu orangnya enggak pernah memandang sebelah mata, enggak pernah men-judge seseorang, dan dia masih meminta didoakan," ungkapnya.

Kenangan itu pula yang akhirnya membuat air mata Agnes meleleh ketika menyempatkan diri berziarah ke makam Uje di Tempat Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2013).

"Logikanya, orang yang belum pernah ketemu langsung dengan almarhum, ramai-ramai datang berziarah ke makamnya, sementara saya sama Yeyen yang menerima rezeki dari dia masa enggak berziarah. Tapi, saya baru bisa ke makam setelah empat hari dia meninggal. Saya baru sempat karena setelah empat hari itu saya libur," terangnya.

Agnes pun mengungkapkan keinginannya untuk bersilaturahim dengan istri Uje, Pipik Dian Irawati.

"Saya sempat datang ke rumah almarhum. Di sana saya ketemu dengan ibundanya. Saya belum sempat ketemu dengan Ibu Pipik. Mungkin saya akan ke rumahnya lagi setelah 40 hari, karena kalau pas tujuh hari nanti kebetulan saya masuk kerja," katanya.

Editor :
Ati Kamil