Minggu, 26 Oktober 2014
Kakak: Uje Pernah Ingin Bikin Tato
Penulis : Ichsan Suhendra | Kamis, 2 Mei 2013 | 12:29 WIB
|
Share:
KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA
Pipik Dian Irawati, istri almarhum Ustaz Jeffry Al Buchori, menangis saat berada di rumah duka, Kompleks Bukit Mas, Rempoa, Tangerang Selatan, Jumat (27/4/2013). Ustaz yang akrab disapa Uje itu meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal sepeda motor gede yang dikendarainya di kawasan Pondon Indah, Jakarta Selatan, Jumat dini hari.

JAKARTA, KOMPAS.com — Aswan Faisal, kakak almarhum Ustaz Jeffry Al Buchori atau Uje, mengungkapkan bahwa Uje pernah berkelakar ingin membuat tato pada tubuhnya. Tato yang diinginkannya itu unik.

Unik? Ya, karena Uje menginginkan tato berwujud tulisan "jagalah kebersihan", bukan gambar tengkorak supaya terlihat sangar, misalnya.

"Uje pengin bikin tato, tapi enggak jadi. Dulu Uje mau bikin tato, tulisannya 'jagalah kebersihan'. Benar, dia yang cerita gitu," kenang Aswan, yang diwawancara ketika hadir di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (1/5/2013).

Semasa berdakwah, Uje memang dekat dengan jemaah dari kalangan bertato. Menurut Aswan, mereka merasa nyaman untuk bercerita kepada ustaz gaul itu dan meminta nasihat darinya. Bahkan, mereka rela mengorbankan waktu untuk menjadi panitia sebuah acara yang pernah diisi oleh Uje.

"Yang suka ngobrol sama Uje itu tangannya pada bertato. Waktu itu, Uje dakwah di Rasuna Said (Kuningan, Jakarta Selatan), itu yang panitianya anak-anak yang ditindik (piercing) gitu. Mereka mau begadang sampai jam dua (dini hari) jadi panitia," kenang Aswan lagi.

Uje memang pernah terjerumus ke dalam dunia kelam, tetapi ia bisa keluar dari kesesatan itu. Ia pun membantu orang-orang lain melalui  dakwah agar bisa keluar dari dunia hitam atau tidak terjerumus ke dalamnya. Semasa hidupnya, ia juga dikenal sebagai ustaz yang bisa merangkul semua kalangan.

 

Editor :
Ati Kamil