Jumat, 25 April 2014
YouTube Beri Label "Khusus Dewasa" untuk Video Anyar David Bowie
Kamis, 9 Mei 2013 | 22:42 WIB
|
Share:
IST
David Bowie dalam klip video terbarunya, "The Next Day", yang diberi label khusus dewasa oleh YouTube.

LOS ANGELES, KOMPAS.com -- Video musik terbaru dari David Bowie mendapat tamparan dengan adanya label "khusus dewasa" di laman YouTube, Rabu.

Video untuk single "The Next Day" itu sempat dihapus sementara dari tayangan dengan pengumuman bahwa isinya melanggar ketentuan layanan YouTube, kata juru bicara musisi tersebut.

Tayangan video itu juga menampilkan artis Perancis peraih Oscar, Marion Cotillard sebagai perempuan yang mempunyai "stigmata" (tanda bekas luka Kristus akibat penyaliban, di kedua telapak tangan, kaki, dan lambung), juga Gary Oldman--yang berperan sebagai pendeta yang mengutuk David Bowie.

Juru bicara dari perusahaan Google Inc-- pemilik YouTube--mengatakan video tersebut dihapus tetapi kemudian dikembalikan ke laman dengan pembatasan hanya boleh ditonton oleh mereka yang berusia 18 tahun ke atas.

"Dengan jumlah video yang masuk ke tempat kami sangat banyak, kadang kami membuat kekeliruan. Ketika kami mendapat pemberitahuan bahwa video itu terhapus karena kekeliruan, kami bertindak secepatnya untuk memasangnya kembali," katanya.

Video "The Next Day" itu, yang ditulis, digubah dan dibintangi oleh David Bowie, juga disutradarai oleh Floria Sigismondi.

David Bowie menghentak penggemarnya dan industri musik pada Januari lalu karena secara tak terduga mengeluarkan album tunggal Where We Are Now dalam perayaan ulang tahun ke-66 dan mengumumkan bahwa album baru itu akan diedarkan pada Maret.

Album barunya tersebut, yang juga bertajuk "The Next Day", menempatkannya kembali pada papan atas penyanyi Inggris untuk yang pertama setelah 20 tahun.

David Bowie menjauh dari sorotan sejak mendapat serangan jantung dalam pertunjukan keliling tahun 2004 dan penampilan panggungnya yang terakhir adalah tahun 2006.

The Next Day, yang diproduksi oleh mitra lamanya, Tony Visconti, adalah karya pertama setelah album Reality--yang dilansir sepuluh tahun silam dan merupakan lagu pertama yang mencapai puncak tangga lagu sejak lagunya "Black Tie White Noise" tahun 1993, demikian Reuters.

 

Sumber :
ANT, REUTERS
Editor :
Eko Hendrawan Sofyan