Kamis, 31 Juli 2014
"Raya", Album "Curhatan" Iwan Fals
Penulis : Irfan Maullana | Selasa, 25 Juni 2013 | 23:02 WIB
|
Share:
KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA
Iwan Fals.


JAKARTA, KOMPAS.com -- Setelah tiga tahun merilis album terakhirnya, Keseimbangan  (2010), musisi kawakan Iwan Fals kembali mengobati kerinduan penggemarnya dengan merilis terbarunya, yang diberi judul Raya. 


"Alhamdulillah lahir juga album berjudul Raya ini. Ini menjadi obat yang sangat dinantikan, setelah Keseimbangan. Ini benar-benar karunia," kata Iwan dalam jumpa pers peluncuran album Raya di Rolling Stone Cafe, Jalan Ampera Raya, Selasa (25/6/2013).

Menurut Iwan, album yang diambil dari nama anak bungsunya, Raya Rambu Rabbani, tersebut merupakan catatan hidupnya selama tiga tahun terakhir. "Ini catatan-catatan saya tiga tahun setelah itu. Tentang dalam dan luar perasaan saya," kata Iwan.

Sebanyak 18 komposisi lagu dihadirkan. Menurut  Iwan, semua lagu itu sebagai gambaran berbagai macam ekspresi kehidupan, seperti kegembiraan, kekecewaan, dan ekspresi diri. Meski begitu, Iwan enggan menasbihkan bahwa materi musiknya kali ini bernada kritik atau roman.

"Saya tidak tahu ini kritik atau bukan. Saya bikin saja, biar kritikus yang menilai," ungkap Iwan.

Uniknya, untuk menggarap album ini, Iwan mengaku perlu menunggu selama 10 tahun untuk mendapatkan persetujuan Raya. "Butuh waktu sepuluh tahun sampai Raya sebesar ini. Saya minta izin ke dia," kata Iwan.

Memang Iwan tak dapat memungkiri bahwa album tersebut banyak terinspirasi dari kebiasaan sehari-hari Raya. "Saya perhatikan Raya kalau sekolah bawa tas gede banget, berangkat sekolah sehabis subuh. Saya lihat, 'Kok berat ya hidup'," cerita Iwan. 

Editor :
Eko Hendrawan Sofyan