Rabu, 20 Agustus 2014
"Kicauan" Dul Sebelum Kecelakaan Maut
Penulis : Alsadad Rudi | Senin, 9 September 2013 | 18:13 WIB
|
Share:
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Mobil Daihatsu Gran Max B 1349 TFM yang bertabrakan dengan mobil Lancer B 80 SAL yang dikemudikan putra bungsu Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Abdul Qodir Jaelani dalam kondisi ringsek akibat kecelakaan di Tol Jakarta-Bogor, diamankan di Satlantas Wilayah Jakarta Timur, Minggu (8/9/2013). Kecelakaan yang melibatkan tiga mobil yaitu Mitsubishi Lancer B 80 SAL, Gran Max B 1349 TFN dan Avanza B 1882 UZJ ini mengakibatkan enam orang meninggal dunia dan sebelas orang luka-luka.


JAKARTA, KOMPAS.com
- AQJ alias Dul (13), putra bungsu pasangan musisi Ahmad Dhani dan Maia Estianty, yang baru saja mengalami kecelakaan hingga mengakibatkan enam orang meninggal dunia, baru berusia 13 tahun.

Namun berdasarkan pengakuannya di Twitter, Dul akan menjalani Ujian Nasional (UN) ke jenjang SMA tahun depan.

Dalam kicauan yang ditulis lewat akun @AhmadAbdulQodir, Selasa (3/9/2013), Dul sempat menuliskan "Tahun depan UN:*cepetan 1thn kek pingin cepat cepat2 SMA wkwk".

Sontak, pernyataannya itu mengundang reaksi beberapa orang temannya yang langsung menanyakan kebenaran status akunya itu.  "Lah bukannya lu kls 7 dul?  tanya @maritadaa, salah seorang rekannya.

"Lo 2 tahun lagi -_-" kicau @GabrielaHabibie;  @sugi_ar: sejak kapan lu jadi seumuran sama el? Lu kan kelas 8 kalii.  "ngku2 aja nich kls 9 pdhal msih kocet,"  tulis @ranaarisanty. 

Dari kicauan tersebut, Dul pun meyakinkan ke beberapa temannya bahwa dia sudah duduk di kelas 9 SMP dan tahun depan akan menjalani UN. "Gw paket, jd lgsung UN, males males lama2 SMP"," jawabnya.

Diberitakan sebelumnya, Dul terlibat kecelakaan jalan raya hingga menyebabkan enam nyawa melayang. Dul mengalami patah kaki sebelah kanan dalam kecelakaan maut yang terjadi pada Minggu dini hari, sekitar pukul 00.45 WIB.

Saat kecelakaan itu, mobil Mitsubishi Lancer B 80 SAL yang dikemudikannya dari Bogor menuju Jakarta "terbang" ke arah sebaliknya setelah melaju kencang di Km 8. Mobil yang dikemudikan Dul menabrak Daihatsu Gran Max B 1349 TFN diikuti Toyota Avanza B 1882 UJZ yang berada di jalur tol Jakarta arah Bogor.

Akibat musibah tersebut, enam dari 13 orang yang berada di mobil Gran Max tewas setelah mengalami benturan hebat. Sementara sembilan orang lainnya menderita luka-luka. Polisi memastikan, Dul belum memiliki SIM A untuk mengemudikan mobil karena usianya belum 17 tahun.

Dul terancam akan dikenakan pasal berlapis untuk mengemudikan mobil di bawah umur, mengemudikan mobil tanpa memiliki SIM, dan akibat kelalaiannya menyebabkan orang lain meninggal dunia.

Editor :
Eko Hendrawan Sofyan