Rick Price, Sang "Kesatria Bergitar" di Prambanan Jazz 2016 - Kompas.com

Rick Price, Sang "Kesatria Bergitar" di Prambanan Jazz 2016

Kontributor Sains, Yulianus Febriarko
Kompas.com - 21/08/2016, 09:39 WIB
KOMPAS.COM/YULIANUS FEBRIARKO Penyanyi Australia Rick Price tampil di panggung Prambanan Jazz 2016 di kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta, Sabtu (20/8/2016) malam.

PRAMBANAN, KOMPAS.com - Musisi asal Australia, Rick Price, tampil dalam gelaran Prambanan Jazz 2016 di Brahma Stage pada Sabtu (20/8/2016) malam laksana kesatria bergitar.

Bila penampil lain menyuguhkan aksi dengan membawa serta band pengiring, Rick Price tampil seorang diri dengan hanya bermodalkan gitarnya.

Namun, hal itu tak mengurangi rasa dalam lagu-lagu yang ia bawakan hingga penonton pun ikut berdendang.

Price masuk Brahma Stage dengan sapaan "selamat malam" dan langsung memetik serta menggenjreng gitarnya. Ia mengawali penampilannya dengan "If You Were My Baby".

Mendapat suguhan salah satu lagu hit Price, penonton yang duduk rapi di kursi yang telah disediakan tak ragu untuk memulai koor massal.

Iringan musik minimalis, hanya dari petikan gitar sang biduan, justru membuat para penonton yang kebanyakan berusia 30-40 an seolah tersihir untuk bernyanyi dan bernostalgia.

"Senang sekali saya bisa tampil di tempat indah seperti ini," ucap Price singkat dan langsung membawakan "River of Love".

Sesudahnya, ia mempersembahkan "Fragile" dan "Nothing Can Stop Us Now" kepada para penonton. Ia menyanjung keindahan suasana malam di Prambanan bila dipadu dengan lagu yang ia bawakan.

"Malam ini sungguh indah, saya pikir bulan malam ini terlihat hampir penuh dan saya ada di sini bersama kalian. Ini sungguh luar biasa," ujarnya.

Nuansa malam penuh nostalgia juga menggiring Price untuk mengenang masa kecilnya di Queensland, Australia.

Ia membawakan sebuah lagu bernapaskan blues yang cukup kental yang ia ciptakan khusus untuk ayah dan kakeknya. Lagu itu diberinya judul "Bridge Building Man".

"Adalah hal yang bagus ketika saya mengenang masa kecil saya dan akhirnya saya membuat lagu ini," tuturnya.

Usai lagu itu selesai ia bawakan, Price rupanya tak sabar untuk segera kembali bernyanyi bersama para penonton. Ia bergegas melanjutkan repertoarnya dengan lagu pamungkas yang begitu mengena.

"Apakah kalian ingin mendengarkan 'Heaven Knows' ?," tanya Price diikuti suara histeris dari para penonton.

Lagu hit dari Price itu akhirnya meluncur, menyasar setiap relung hati para penonton dengan nostalgia yang bukan hanya waktu saja tetapi juga rasa.

Setiap penonton ikut bernyanyi dan merasakan bahwa di Prambanan Jazz 2016, Rick Price adalah seorang satria bergitar pengantar nostalgia rasa.

PenulisKontributor Sains, Yulianus Febriarko
EditorKistyarini
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM