Ada Romantisme Payung Teduh dalam "Bukaan 8" - Kompas.com

Ada Romantisme Payung Teduh dalam "Bukaan 8"

Kompas.com - 27/01/2017, 21:46 WIB
KOMPAS.com/YULIANUS FEBRIARKO Grup musik Payung Teduh, yang terdiri dari (kiri-kanan) Ivan Penwyn (guitalele), Is (gitar, vokal), Cito (drum, cajon), dan Comi (bas), diabadikan sebelum tampil dalam acara KLAZIK, di London School of Public Relations, Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (15/6/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com - Lagu "Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan" milik kelompok musik Payung Teduh mengisi soundtrack film Bukaan 8. Lagu ini merupakan bagian dari album Dunia Batas yang dirilis pada 2012 lalu.

Berbeda dengan versi yang beredar selama ini, Payung Teduh secara eksklusif membuat aransemen baru untuk dijadikan soundtrack film tersebut.

Sutradara film itu, Angga Dwimas Sasongko, di Jakarta pada Jumat (27/1/2017), mengatakan bahwa pemilihan soundtrack film ini didasari oleh kesamaan antara tema lagu dan romansa yang terdapat dalam film.

"Lagu ini kami anggap merepresentasikan cerita yang terdapat pada film Bukaan 8. Beberapa liriknya yang romantis namun dibawakan dengan syahdu sesuai dengan suasana yang ingin kami bangun. Bahkan dari judulnya, 'Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan', kami bisa merasakan kesamaan jiwa dengan cerita," ujarnya.

Bukan kolaborasi pertama

Bagi vokalis Payung Teduh, Mohammad Istiqamah Djamad atau yang biasa disapa Is, kolaborasi ini bukanlah yang pertama antara grup musiknya dengan Visinema Pictures.

Dia sebelumnya turut menyanyikan soundtrack film Filosofi Kopi  pada 2015 lalu yang berjudul "Filosofi" dan "Logika" bersama Glenn Fredly dan Monita Tahalea.

"Buat saya, lagu dan film ini seperti berjodoh karena saya menulis lagu ini untuk anak dan istri saya sehingga ketika ditawarkan oleh Angga, saya pikir kenapa enggak karena film ini sangat sesuai dengan lagu tersebut," katanya.

"Secara garis besar lirik lagu ini tidak akan berubah. Namun mood, sound, dan suasananya akan berubah sesuai dengan kebutuhan film. Kami ingin mencoba menghadirkan suasana bahagia di ruang bersalin di lagu versi film," imbuh Is.

Film Bukaan 8 merupakan sebuah drama komedi romantis yang bercerita tentang Alam (Chicco Jerikho) dan Mia (Lala Karmela), pasangan milenial yang bertemu dan jatuh cinta di dunia maya.

Hubungan mereka tidak direstui oleh keluarga Mia karena menganggap Alam hanya bermain media sosial dan tidak punya pekerjaan tetap.

Dalam momen kelahiran anak pertama mereka, Alam ingin membuktikan kepada orangtua Mia, bahwa ia adalah seorang suami idaman.

Bukaan 8 diproduseri oleh Anggia Kharisma dan Chicco Jerikho bersama Salman Aristo sebagai penulis skenario.

Beberapa pemain lain yang terlibat selain Chicco dan Lala adalah Tyo Pakusadewo, Sarah Sechan, Dayu Wijanto, Uli Herdiansyah, Ary Kirana, Melissa Karim, Maruli Tampubolon, TJ, Ivy Batuta, Marwoto, Roy Marten, Nadine Alexandra, dan Adriano Qalbi.

Film ini rencananya akan ditayangkan secara perdana di bioskop seluruh Indonesia pada 23 Februari 2017 mendatang.

EditorIrfan Maullana
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM