Project Pop: Tanpa Oon, Kami Harus Membiasakan Nyanyi Berlima - Kompas.com

Project Pop: Tanpa Oon, Kami Harus Membiasakan Nyanyi Berlima

Dian Reinis Kumampung
Kompas.com - 10/02/2017, 15:05 WIB
KOMPAS.com/Dian Reinis Kumampung Grup vokal Project Pop saat diabadikan di acara Selebriti on News Awards 2017 di MNC Tower, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (9/2/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup vokal Project Pop berusaha membiasakan diri setelah Muhammad Fachroni atau Oon tidak lagi bersama mereka.

"Dua puluh tahun nyanyi berenam, sekarang kita harus membiasakan diri nyanyi berlima. Biasanya si Oon nyanyi di sebelah saya tapi (sekarang) enggak ada. Termasuk kalau sudah tampil dia pasti nanya habis itu kita makan di mana," kata Udjo saat ditemui di acara Selebriti on News Awards 2017 di MNC Tower, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (9/2/2017).

Selain kehilangan kawan seperjuangan, Udjo dan kawan-kawan juga merasa kehilangan sosok penghitung ulung.

"Soal marketing segala macam kita benar-benar kehilangan soalnya dia yang paling jago ngitung," ujar Odie.

Personel lain Project Pop, Yosi Mokalu, menambahkan karena jago berhitung itulah Oon dipercaya untuk mengatur keuangan mereka.

"Keuangan dia yang ngatur. Zamannya Project P, kita suka kasbon sama dia," kata Yosi.

Oon meninggal dunia di Bandung pada 13 Januari 2017 lalu. Ia menderita komplikasi penyakit akibat diabetes.

Tika, Odie, Yosi, Gugum, dan Udjo merasakan kehilangan yang besar. Banyak hal yang mereka rindukan dari sosok Oon.

"Kangen banyak banyak banget," ucap Yosi.

"Terus cemilan-cemilan utuh sekarang, biasanya pasti terbongkar sekarang sedih cemilannya utuh," jelas Odie.

PenulisDian Reinis Kumampung
EditorKistyarini
Komentar
Close Ads X