Definisi Film Indonesia yang Bagus Versi Slamet Rahardjo - Kompas.com

Definisi Film Indonesia yang Bagus Versi Slamet Rahardjo

Sintia Astarina
Kompas.com - 06/03/2017, 21:43 WIB
KOMPAS.com/IRFAN MAULLANA Slamet Rahardjodiwawancara usai acara press screening film Garuda Superhero yang dibintanginya, di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (6/1/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktor senior Slamet Rahardjo (68) mengungkapkan definisi film Indonesia yang banyak disukai oleh penonton.

Hal itu ia sampaikan kepada Kompas.com usai jumpa pers Hari Film Nasional 2017 di Plaza Insan Berprestasi, Komplek Kemendikbud, hari ini (6/3/2017).

"Yang punya hubungan emosional dengan penonton. Contohnya Cek Toko Sebelah (CTS). Kenapa CTS? Ih, kayak gue deh. Kayak persoalan kita deh," kata Slamet.

"Coba enggak ada hubungan emosionalnya, pulang kita. Kita enggak tahu apa hubungannya dengan kita. Enggak ngerti juga ceritanya," imbuhnya.

Menurut dia, Indonesia pun punya sederet film bagus.

"Banyak. Laskar Pelangi, Ada Apa dengan Cinta, Petualangan Sherina. Anak-anak kecil ngelihat (Sherina), ih kayak gue deh. Kan Sherina enggak dandan. Enggak pakai alis, bulu mata palsu. Sherina kayak di sekolah pakaiannya. Jadi enggak ada jarak. Itu fenomenal kalau menurut saya," kata Slamet.

Lebih lanjut ia merujuk pada salah satu film yang cukup booming di Indonesia, yakni Warkop DKI Reborn Part I: Jangkrik Boss arahansutradara Anggy Umbara yang rilis pada 8 September 2016 lalu.

"Orang nostalgia kembali dengan (almarhum) Dono. Meledak filmnya. Dulu yang nonton Dono itu enggak punya duit. Masih SMA. Sekarang udah jadi bos, jadi direktur. Pasti meledak," ujarnya.

PenulisSintia Astarina
EditorIrfan Maullana
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM