Kamis, 30 Maret 2017

Entertainment

OM PMR Rilis Singel Kolaborasi Bareng Kunto Aji

KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWAN OM PMR dan Kunto Aji diabadikan di NoName Cafe, Poins Square, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (15/3/2017). Mereka merilis singel berjudul To Long To Be Alone yang merupakan lagu daur ulang milik Kunto yang berjudul Terlalu Lama Sendiri.

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup Orkes Moral Pengantar Minum Racun (OM PMR) merilis singel berjudul "To Long To Be Alone", hasil daur ulang "Terlalu Lama Sendiri" milik penyanyi Kunto Aji.

Pemain mandolin OM PMR, Yuri Mahippal, mengatakan bahwa lagu populer bersama Kunto tersebut memiliki nada yang asyik untuk diaransemen dan diubah liriknya.

"Kenapa lagu itu dipilih? Karena mirip Jhony waktu muda ha-ha-ha. Intinya lagu itu juga enak untuk dikomersilkan. Syairnya juga mudah untuk 'dinakalin'," ujar Yuri saat jumpa pers di NoName Cafe, Poins Square, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (15/3/2017).

"Karena sebenarnya saya memilih untuk awet muda aja. Pokonya lebih bagus dari lagu aslinya dah," timpal vokalis Jhony Iskandar disambut tawa oleh Kunto.

OM PMR yang juga diawaki oleh Boedi Padukone (gitar), Imma Maranaan (bas), Ajie Cetti Bahadur Syah (perkusi), dan Harri "Muke Kapur" (mini drum), melakukan uji coba dulu sebelum merekam lagunya.

Sebenarnya OM PMR sudah mengenalkan singel tersebut pada 2016 lalu, tepatnya ketika mereka berkolaborasi dengan Kunto di festival musik Synchronize Fest di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (29/10/2016).

[Baca: OM PMR Pelesetkan Lagu Kunto Aji ]

"Kebiasaan PMR sebelum direkam dibawa ngamen dulu. Suka enggak mereka (penggemar)?" kata Jhony.

Untuk proyek ini Kunto sudah mengizinkan OM PMR mendaur ulang lagunya. Sebelum masuk dapur rekaman, kata Kunto, mereka sudah memperdengarkan demo musik dan lirik yang diubah secara parodi tersebut.

"Pertama didengarin draft lagu yang diparodiin saya senang banget. Enggak pasti tolak sih," ucap Kunto.

Jika lirik asli milik Kunto mengambarkan problema kehidupan seseorang tanpa kekasih, OM PMR mengubahnya dengan lirik yang jenaka.

"Karena perspektifnya berbeda. Kalau lirik asli untuk milenial, kalau yang diubah ini untuk opa-opa," ujar Kunto lalu tertawa.

Penulis
Editor : Irfan Maullana
TAG:

EVENTS