Hasil PET Scan Kurang Baik, Keluarga Memintakan Maaf untuk Julia Perez - Kompas.com

Hasil PET Scan Kurang Baik, Keluarga Memintakan Maaf untuk Julia Perez

Andi Muttya Keteng Pangerang
Kompas.com - 21/04/2017, 20:46 WIB
Dok Pribadi/Instagram Julia Perez berpose ketika menjalani rawat inap di salah satu rumah sakit di Jakarta, Sabtu (4/3/2017). Perempuan yang akrab disapa Jupe itu tengah berjuang melawan kanker serviks.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Adik penyanyi dangdut Julia Perez (36) atau Jupe, Nia Anggia,  berbicara mengenai kondisi terkini Jupe, yang menderita kanker serviks stadium empat.

"Temen-temen media, hari ini saya baru memberanikan diri untuk bicara ke temen-temen media semuanya. Maaf kalau menunggu lama, karena memang ini ya sangat berat buat keluarga," tutur Nia memulai penjelasannya dalam wawancara di Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Jumat (21/4/2017) malam.

Nia mengungkapkan bahwa positron emission tomography (PET) scan untuk mendeteksi penyebaran sel kanker Jupe menunjukkan hasil yang kurang baik. Jupe menjalani scan tersebut pada Selasa lalu (18/4/2017).

"Hasil dari PET scan sendiri memang kurang baik. Padahal, sebelumnya membaik. Kenapa dalam sebulan ini kurang baik. Jadi... hmmm (sambil menahan tangis)," ucapnya.

Lanjut Nia, yang bisa dilakukan sekarang adalah berdoa untuk Jupe. Ia, juga atas nama para anggota keluarga besarnya yang lain, memintakan maaf untuk Jupe.

"Saya atas nama keluarga, atas nama Julia Perez, ingin meminta maaf sebesar-besarnya kepada semua, masyarakat yang pernah disakiti oleh Jupe, yang sengaja maupun tidak. Mohon amat sangat dimaafkan semua kesalahannya. Karena saat ini yang hanya bisa membantu kesembuhan Mbak Jupe itu hanyalah doa. Jadi, saya harap semuanya dengan ikhlas mau memaafkan Mbak Jupe," ucapnya lagi.

"Mbak Jupe ini sudah lama tinggal di rumah sakit, hampir tiga bulan lamanya. Sakitnya itu enggak gampang, memang berat. Dari keluarga sudah menyerahkan kepada dokter dan medis. Kami ikhtiar. Dokter cuman bilang, cuman minta doa," sambungnya.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisAndi Muttya Keteng Pangerang
EditorAti Kamil
Komentar