Ananda Omesh Menangis Lihat Istri Melahirkan - Kompas.com

Ananda Omesh Menangis Lihat Istri Melahirkan

Sintia Astarina
Kompas.com - 16/05/2017, 10:05 WIB
KOMPAS.com/SINTIA ASTARINA Ananda Omesh, Dian Ayu, dan Btari Langit Anandayu diabadikan di RSIA Kemang Medical Care, Ampera, Jakarta Selatan, Senin (15/5/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com – Pembawa acara Ananda Omesh menceritakan pengalamannya menyaksikan istrinya, Dian Ayu, melahirkan anak kedua mereka.

Bayi yang diberi nama Btara Langit Anandayu itu lahir di RSIA Kemang Medical Care, Ampera, Jakarta Selatan, Sabtu (13/5/2017).

“Istri dari Selasa siangnya itu udah kontraksi. Nah, udah seharian dilihat sampai besok. Setengah 12 malam baru pulang, ketubah pecah dan langsung ke rumah sakit,” terang Omesh di RSIA Kemang Medical Care, Senin (15/5/2017).

[Baca juga: Ananda Omesh dan Dian Ayu Menanti Kelahiran Anak Kedua]

“Ketuban pecah, 1x24 jam bayi harus keluar. Kita mau normal, kayak kakaknya dulu. Jadi kita tunggu. Pas diperiksa udah bukaan 2, jam 2 atau jam 3. Diperiksa lagi jam 12, siang masih bukaan 2. Kontraksi lemah, tapi ketuban terus keluar airnya,” sambungnya.

Kemudian, lanjut Omesh, dokter menganjurkan untuk melakukan akselerasi lantaran takut bayi laki-laki mereka kehabisan cairan di dalam.

[Baca juga: Anak Kedua Hadir dalam Keluarga Ananda Omesh-Dian Ayu]

“Kata dokter, dalam 2-3 jam, obat sudah bereaksi. Nah, baru setengah jam, kontraksi mulai berkali lipat. Dulu masih tenang, kali ini teriak-teriak aja,” timpal Ayu.

“Dalam waktu sejam bukaannya dua, tiga, tujuh, delapan, dan langsung sembilan. Butuh waktu satu jam dari jam 2, jam 3 sore kurang bayinya keluar,” tambahnya.

[Baca juga: Anak Pertama Ananda Omesh-Dian Ayu Senang Punya Adik]

Omesh menambahkan proses kelahiran anak pertama dan anak keduanya berbeda. Malah, ia sampai tak kuasa menahan tangis melihat perjuangan sang istri melahirkan buah hati mereka.

“Istri saya sudah lupa nangis, luar biasanya itu, ya. Mungkin Ayu udah lupa karena luar biasa perasaannya. Saya yang nangis malah. ‘Sabar ikhlas karena ini karunia Allah’. Perjuangannya luar biasa,” tutup Omesh.

PenulisSintia Astarina
EditorKistyarini
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM