Luna Maya Putuskan Beristirahat dari Sinetron - Kompas.com

Luna Maya Putuskan Beristirahat dari Sinetron

Andi Muttya Keteng Pangerang
Kompas.com - 14/06/2017, 13:49 WIB
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Luna Maya berpose dalam pemotretan di kantor Kompas.com, Jakarta, Sabtu (10/6/2017). Ia sedang mempromosikan film The Doll 2.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Setelah tiga tahun tidak berakting, tahun ini artis peran Luna Maya (33) main film layar lebar lagi.

Namun, untuk main sinetron, Luna mengatakan bahwa ia sudah memutuskan untuk beristirahat sampai waktu yang tak ditentukan.

Ia terakhir kali terlibat dalam sinetron seri pada 2014, yaitu Cakep Cakep Sakti.

"Kayaknya aku udah putusin enggak dulu (sinetron), he he he. Bukan enggak akan, tapi lagi break dulu. Cuma, enggak tahu sampai kapan," ujarnya ketika diwawancara untuk mempromosikan film The Doll 2 di kantor Kompas.com, Gedung Kompas Gramedia, Jalan Palmerah Barat, Jakarta Barat, pada Sabtu lalu (10/6/2017).

Baca juga: Alasan Luna Maya Jarang Tampil di Televisi

Alasan utama Luna adalah masalah waktu. Baginya, sebagian besar waktunya habis di lokasi shooting jika main sinteron seri kejar tayang.

"Soalnya, capek ya. Aku lagi seneng ngerjain bisnis, aku lagi seneng punya waktu ketemu banyak orang, untuk ngobrol dengan banyak orang, karena aku ngerasa aku jadi lebih produktif dan pinter," ucapnya.

"Karena, kalau di lokasi shooting, ya produktif sih, cuma jadi kayak tahanan kota, di lokasi shooting aja. Ketemunya dia lagi dia lagi," ucapnya pula.

Baca juga: Luna Maya Menjauhi Sinetron Televisi

Dengan bermain film dan mengurus bisnisnya, ia merasa memiliki lebih banyak kesempatan bertemu orang-orang baru dengan latar belakang yang berbeda-beda.

Dengan begitu, ia bisa berdiskusi, berbagi pengalaman, dan mendapatkan ilmu baru.

Baca juga: Luna Maya Enggan Disebut Mentor Ayu Dewi dalam Bisnis Fashion

"Sekarang, aku ketemu si A si B si C. Ada politisi, musisi, atau aktivis. Ada yang pengusaha. Jadi, waktu ketemu, ngobrol, bertukar pikiran. Jadi, aku lebih enjoy itu," tuturnya.

"Kalau sinetron, secara ekonomi pasti akan hits banget ya. Apalagi, (honornya) harian kan, he he he. Tapi, kadang enggak semuanya tentang uang. Ada juga momen yang enggak bisa dibeli dengan uang," katanya lagi.

PenulisAndi Muttya Keteng Pangerang
EditorAti Kamil
Komentar
Close Ads X