Best APAN Star Award Antar Joe Taslim Bermain dalam "Swordsman" - Kompas.com

Best APAN Star Award Antar Joe Taslim Bermain dalam "Swordsman"

Sintia Astarina
Kompas.com - 17/06/2017, 20:24 WIB
KOMPAS.com/SINTIA ASTARINA Joe Taslim diabadikan saat dijumpai di Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (17/6/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Joe Taslim tak pernah menyangka akan mendapat tawaran bermain dalam film kolosal Swordsman berkat penghargaan Best APAN (Asia Pacific Actors Network) Star Award yang diterimanaya di Seoul, Korea Selatan, tahun lalu.

Saat dijumpai di Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (17/6/2017), Joe bercerita bagaimana ia mendapatkan tawaran bermain dalam film itu.

"Awalnya tahun lalu saya ke Korea ketemu temen-temen di sana. Saya dapet penghargaan di sana dan saya akhirnya ketemu produser, director," ungkap Joe.

[Baca: Joe Taslim Akan Bintangi Film Kolosal Korea Selatan, "Swordsman"]

"Nah pada saat itu memang ditawarkan, ada pembicaraan mereka mau kerja sama sama aktor Indonesia dan mereka pengin saya ada di industri Korea, tapi itu masih ngobrol-ngobrol," tambahnya.

Setelah melalui diskusi panjang, akhirnya Joe menyetujui untuk turut ambil peran dalam film itu.

"Akhirnya saya dapet e-mail kontek-kontekan dan saya berangkat lagi, meeting ke Korea. Akhirnya kami setuju produksi di Korea," ucapnya.

Sejauh ini, kata Joe, ia sudah melalui proses reding dan latihan untuk pengambilan gambar. Namun, shooting-nya belum akan mulai dilakukan.

[Baca: Joe Taslim Berlatih Pedang dan Bahasa Korea untuk "Swordsman"]

Diberitakan sebelumnya, Joe akan berperan sebagai Gurutai, komandan ahli pedang dari kerajaan Dinasti Qing yang dikenal kejam dalam film Swordsman.

Ia akan bermain bersama aktor kawakan dari Korea Selatan Jang Hyuk, Jung Man Shik, Choi Jin Hon, Kim Hyun Soo, dan Jang Hyun Sung.

[Baca: Terungkap Peran Joe Taslim dalam "Swordsman"]

"Para aktor dan staf telah memperlihatkan semangat yang besar untuk film ini. Proses pembuatan filmnya akan berlangsung lama, tetapi kami akan berusama semaksimal mungkin," kata sutradara Choi Jae Hoon.

"Sampai sekarang, belum ada yang menggabungkan laga dan seni dalam satu layar. Ini merupakan skenario yang bagus yang menyelaraskan para karakter dan periode waktu. Sebuah film laga-drama baru akan lahir," lanjut dia.

PenulisSintia Astarina
EditorIrfan Maullana
Komentar