Jun Sakata Gelar Pameran Lukisan dengan Pelepah Pisang - Kompas.com

Jun Sakata Gelar Pameran Lukisan dengan Pelepah Pisang

Tri Susanto Setiawan
Kompas.com - 03/07/2017, 22:54 WIB
Kompas.com/Tri Susanto Setiawan Pelukis Jun Sakata diabadikan di Galeri Cipta II Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Senin (3/7/2017). Ia menggelar pameran 50 karya lukisannya dengan menggunakan media utama berupa kertas pelepah pisang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelukis asal Jepang, Jun Sakata, menggelar pameran lukisan mulai 3 Juli hingga 12 Juli di Galeri Cipta II Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Selatan.

Ada 50 karya seni rupa yang dipamerkan oleh Sakata dengan menggunakan media utama kertas dari pelepah pisang. Karya itu kemudian dikurasi oleh Merwan Yusuf.

Sakata mengatakan pameran yang digelar di Jakarta ini, merupakan sebuah momentum yang ditunggunya sejak lama.

"Bikin pameran di Jakarta adalah salah satu impian saya. Saya ingin semua orang bersenang dan bergembira di sini," kata Sakata setelah membuka serimonial pembukaan pameran tersebut.

[Baca juga: Soal Lukisan Keluarga Khong Guan Tanpa Ayah, Ini Jawaban Pelukisnya]

 

Awal mula Sakata membuat lukisan dengan media pelepah pisang tercetus saat berkunjung ke Ubud, Bali, pada 1999. Setahun kemudian, ia menemukan kertas yang terbuat dari pelepah pisang.

Sejak saat itu selama 15 tahun, Sakata membuat dan mengumpulkan berbagai lukisan yang dibuatnya. Enam bulan tinggal di Ubud, enam bulan kemudian tinggal di Yokohama. Berulang selama di Ubud, kata Sakata, ia membuat karya lukisan itu selama kurun tahun tersebut.

"Saya ingin mengungkapkan energi dan ilham dari alam melalui karya seni dari kertas pisang," kata dia.

Tema-tema yang diangkat dalam lukisan-lukisan Sakata tentang alam dan budaya Indonesia-Jepang.

Untuk lukisan skala ringan, Sakata bisa menghabiskan waktu dua sampai tiga minggu. Sedangkan lukisan yang cukup berat, ia bisa menghabiskan waktu sebulan lebih.

"Semoga ini bisa jadi pertukaran budaya antara Indonesia dan Jepang," harapnya.

Pameran itu juga dihadiri dan dibuka oleh artis senior Jajang C Noer yang concern terhadap seni dan budaya di Indonesia. Selain itu, acara diisi oleh lantunan lagu gitaris dan pengarang puisi Jodhi Yudono serta pembacaan puisi oleh Noorca M Massardi.

[Baca juga: Lukisan dari Ibu Bams Eks Samsons untuk Ahok dan Veronica]

PenulisTri Susanto Setiawan
EditorBestari Kumala Dewi

Komentar
Close Ads X