The Seen and Unseen Karya Kamila Andini Tuai Pujian di Toronto - Kompas.com

The Seen and Unseen Karya Kamila Andini Tuai Pujian di Toronto

Andi Muttya Keteng Pangerang
Kompas.com - 14/09/2017, 10:55 WIB
Tim film The Seen and Unseen saat di Toronto International Film Festival di Toronto, Kanada, Minggu (12/9/2017).Dok. The Seen and Unseen Tim film The Seen and Unseen saat di Toronto International Film Festival di Toronto, Kanada, Minggu (12/9/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Film The Seen and Unseen arahan sutradara Kamila Andini menuai apresiasi usai tayang perdana dalam sesi Platform di Toronto International Film Festival (TIFF) 2017, Selasa (12/9/2017) lalu.

Dari keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (14/9/2017), disebutkan bahwa ruang teater yang memutar film berdurasi 86 menit tersebut ramai penonton. Mereka memberi tepuk tangan meriah usai penayangan film The Seen and Unseen.

Bahkan CEO TIFF, Piers Handling, memuji film tentang kisah dua anak Bali itu dan menyebutnya sebagai pilihan film 'terpanas'.

"Pertama kali saya menonton film ini, saya sangat terkesima karena sensitivasnya dalam memahami dunia anak-anak. Film ini menuturkan imajinasi, kreativitas sinema, kesederhanaan, sekaligus hal-hal magis di dalamnya," kata Handling.

Dua pemeran anak dalam The Seen and Unseen, Thaly Titi Kasih (12) dan Gus Sena (13), juga menjadi idola para penonton karena akting mereka.

Beberapa penonton bertanya dalam sesi tanya jawab bagaimana Thaly dan Sena mempersiapkan diri sehingga bisa tampil sangat baik dalam film.

Sang sutradara, Kamila, juga dinilai berhasil memvisualisasikan kisah dua anak tersebut dengan baik. Istri sutradara Ifa Isfansyah ini juga menuturkan alasannya memilih karakter anak-anak.

"Anak-anak selalu memiliki paradigmanya sendiri, dan melepas paradigma itu menjadi hal menarik yang ingin saya eksplor. Kematian dan jam malam adalah dua topik yang asing dengan anak-anak. Keasingan inilah yang ingin saya gambarkan dalam bentuk yang berbeda,” ungkap Kamila.

Namun tidak mudah mendapatkan pemeran anak yang paling cocok memainkan dua karakter utama dalam film panjang keduanya itu. Kamila baru menemukan pemain untuk tokoh Tantri pada saat-saat terakhir sebelum shooting.

"Kriteria yang saya cari dari Tantri cukup sulit, anak dengan kemampuan tubuh dan akting yang bagus, simpatik, tapi juga mau berakting di kondisi-kondisi yang menantang. Tetapi Thaly sangat istimewa, film ini berjalan dengan temponya," ujarnya.

Film The Seen and Unseen produksi Treewater Productions dan Fourcolours Films bercerita tentang pengalaman spiritual dua anak kembar dari Bali, Tantri dan Tantra. Mereka disebut kembar buncing karena satu perempuan dan satunya laki-laki.

PenulisAndi Muttya Keteng Pangerang
EditorKistyarini
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM