Hidayat-Diana Menikah, Maskawinnya Emas 90 Gram
WARTA KOTA, SENIN - Hari Minggu (11/5) merupakan hari penuh kebahagian bagi Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid,. Hari itu pria itu mengakhiri masa mendudanya. Pukul 08.30, Hidayat mengucapkan ijab kabul untuk menyunting Diana Abbas Thalib. Kedua mempelai terus menyunggingkan senyum sejak prosesi akad nikah hingga resepsi pukul 10.00.Acara pernikahan bapak empat anak (kini menjadi lima dengan kehadiran satu anak angkat Diana) ini dihadiri sejumlah pejabat negara. Di antaranya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wapres Jusuf Kalla (JK), Menteri Pertanian Anton Apriantono, Menteri Negara Perumahan Rakyat M Jusuf Asy’ari, Pimpinan MPR AM Fatwa, Mooryati Sudibyo, mantan Ketua DPR Akbar Tandjung, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, dan ratusan udangan lainnya. Pada prosesi pernikahan di Sasono Langgeng Budoyo Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Cipayung, Jakarta Timur, pasangan Hidayat-Diana Abbas Thalib menggandeng SBY-JK sebagai saksi. SBY saksi mempelai pria, sedangkan JK saksi mempelai wanita. Hidayat memberikan maskawin kepada Diana berupa emas 90 gram. SBY-JK hanya hadir sekitar 20 menit pada acara tersebut. Bagi Hidayat maupun Diana, pernikahan ini merupakan kali kedua. Istri pertama Hidayat, meningal pada awla tahun ini karena sakit. Soal pemberian emas kawin yang beratnya mencapai 90 gram itu, disebut-sebut bahwa berat emas itu berkaitan dengan jumlah usia mereka berdua. Tahun 2008 ini, Hidayat genap 48 tahun, sedangkan Diana berusia 42. Jika usia mereka dijumlah menjadi 90. Hidayat yang lancar mengucapkan ijab kabul, membuat Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, yang memberikan ceramah kepada kedua mempelai sedikit usil. ”Karena ini adalah yang kedua kalinya untuk kedua mempelai, maka pasti sudah lancar,” katanya seraya menambahkan bahwa pernikahan Hidayat ibarat pernikahan politis dalam keluarga Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Perhelatan pernikahan Hidayat-Diana, selain dihadiri sejumlah petinggi lembaga negara, juga mengundang 340 anak yatim piatu dari panti asuhan di Jakarta dan Bekasi. (IGN) |
|