Dhani Kerahkan Saksi Kunci
Persidangan Maia-Dhani
Video
Selasa, 17/6/2008 | 12:02 WIB

Laporan wartawan Kompas.com Eko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, SELASA - Tak mau kalah dengan langkah Maia Estianty yang menghadirkan saksi Tamara Geraldine pada sidang sebelumnya, kini giliran Ahmad Dhani menghadirkan saksi kunci pada persidangan perceraiannya di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa (18/6).

Menurut Ahmad Dhani, sebelum digelarnya sidang yang berlangsung pukul 11.23 WIB, saksi-saksi yang dihadirkan dalam sidang kali ini adalah saksi yang melihat langsung peristiwa yang terjadi. "Mereka itu saksi yang menyaksikan, bukan saksi yang mendengar seperti Tamara (Geraldine)," ujar Dhani sebelum masuk ruang sidang.

Menurut Dhani, sebanyak lima saksi dihadirkan pada sidang kali ini. Mereka adalah Slamet dan Suwadi Kumis (bekerja sebagai Satpam), Mbok Karti dan Alfa Syahfitri alias Apok (pembantu), dan Ricky, mantan drummer duo Ratu. "Mereka itu saksi yang tak rela pengasuhan anak jatuh kepada Maia," ujar Dhani enteng. "Mereka ini baru kloter pertama. Minggu depan akan ada kloter lainnya yang akan saya hadirkan jadi saksi," tambahnya.

Berbeda dengan sidang-sidang sebelumnya, kali ini baik Maia maupun Dhani hadir di sidang yang agendanya menghadirkan saksi dari pihak Dhani sebagai tergugat. Keduanya tampak tak saling tegur-sapa saat bertemu di ruang sidang. Dhani bahkan tak sedikitpun melirik Maia yang duduk di sebelahnya.

Tak hanya membawa sejumlah saksi, Dhani juga didampingi tim kuasa hukumnya, yakni Derta Rahmanto (Ketua YLBHI Yarsi, yang ditugasi menangani masalah hukum Islam), Muhammad Jhony (menangani masalah terkait anak), Teguh Rahardjo (menangani masalah hukum Islam), Lidya Wongsonegoro, dan Deddy Mulyadi. Sementara itu, anggota tim kuasa hukum Habib Umar Husein tak hadir pada sidang kali ini. Di lain pihak, Maia hanya didampingi kuasa hukumnya Sheila Salomo.

EH

Nilai 3.25 A A A
komentar anda :
Anti @ Jumat, 25 Juli 2008 | 03:23 WIB
Gue rasa masalah ini ga bakal ada akhirnya, selama kedua belah pihak tidak mau menyadari kesalahan masing". Kenapa mereka sekarang semakin membokar semua kejelekan pasangannya. Mbak Maia dan Mas dhani, sadarlah bahwa dulu kalian pernah saling mencintai. klo mo cerai, cerailah dengan baik2. tapi klo masih tetap tantang menantang, Napa ga jujur aja bahwa kalian masih saling MENCINtai, ya kan???
panjikoming @ Kamis, 19 Juni 2008 | 17:23 WIB
hush...!!! .ngurusin aja urusan orang kayak emak-emak....ga da obrolan laen apa ? dah pada tua kok sukanya ngegosip.....kayak ga ada kerjaan aja...mang dah pada bener apa ngurusin orang ? dah biarin aja napa....
fahiya @ Selasa, 17 Juni 2008 | 16:09 WIB
kalau pada egois dua2 nya ya susah..mba maia sabar yah..banyak berdoa,allah akan mengabulkan doa org yang tertindas,apalagi doa seorang ibu..untuk mas dhani kalau memang mengaku seorang imam,jadilah imam yang bisa diteladani anak2nya, apalagi anak2 mu adalag calon2 imam...
ssss @ Selasa, 17 Juni 2008 | 15:05 WIB
dhani itu harusnya sadar sebagai suami dan kepala rumah tangga, bukan sebagai seorang manager karena sebagai suami adalah membimbing anak
dewi @ Selasa, 17 Juni 2008 | 13:25 WIB
KATA NYA MAS DHANI MAU MEMINUM AIR BASUHAN KAKI IBUNYA, BEARTI TAHU DONG SEBERAPA BESAR KASIH IBU KEPADA ANAKNYA TAPI KOK NDAK DITERAPKAN DI RUMAH TANGGANYA.............. Emang nya mau cari simpati publik yaaaaaaaa.
8 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort