Sensor Adegan Ranjang Andi Soraya!
Kamis, 3/7/2008
KOMPAS.COM/EKO HENDRAWAN SOFYAN
Steve Emmanuel
Artikel Terkait:
  • Andi Soraya: Tahun Terberat..
  • Di Dada Andi Soraya Tak Ada Tahi Lalatnya ..
  • Andi Soraya Penggemar Brondong ..
  • Andi Soraya Bubaran Kumpul Kebo..

Laporan wartawan Kompas.com Eko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KAMIS - Bintang sinetron dan iklan Yusuf Iman (24), yang bernama lahir Steve Emmanuel, menginginkan pihak rumah produksi yang membuat film layar lebar Anda Puas, Saya Loyo, menyensor adegan ranjang Andi Soraya, mantan pasangan kumpul kebonya sekaligus ibu dari dua anaknya.  

Kepada para wartawan di Jakarta, Kamis (3/7), Yusuf mengatakan bahwa ia telah mendapat informasi dari seorang temannya bahwa dalam film Anda Puas, Saya Loyo, yang belum diedarkan, ada adegan ranjang yang menampilkan Andi. Ketika kemudian ia mencari tahu dari Andi membenarkan.

Meskipun belum melihat sendiri adegan tersebut, Yusuf tetap berkeberatan apabila adegan itu dimasukkan ke dalam film tersebut. Keberatan Yusuf itu muncul karena khawatir film itu akan berdampak negatif terhadap kondisi psikologis anak-anaknya, yang lahir dari hubungan di luar nikah yang pernah dijalani oleh Steve bersama Andi. "Anak-anak kami punya teman-teman. Saya khawatir nantinya mereka akan diejek oleh teman-teman mereka, kok ibu mereka kayak gitu sih," tutur Yusuf.   

Lanjut Yusuf, "Kalau film itu dikasih rating untuk penonton dewasa, enggak masalah, karena enggak bisa ditonton oleh anak-anak. Tapi, sekarang ini kan enggak ada batasan seperti itu, enggak ada kontrol."      
 
Aku Yusuf, ia telah mengontak pihak K2K, rumah produksi bersangkutan. Tapi, akunya lagi, belum ada tanggapan dari mereka terhadap sikapnya itu. "Kalau berniat baik, mereka pasti akan mengundang saya untuk menonton film itu. Tapi, kayaknya mustahil ya, film itu dikasih lihat ke orang lain sebelum beredar," ucapnya. 

      
AAA
Posting Komentar Anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
 
POLLING
Keputusan Mejelis Hakim memenangkan gugatan Maia, menurut Dhani sangat tidak adil. Bagaimana menurut Anda?
Adil
Tidak Adil