Medha dan Milly Jadi Abang None Jakarta 2008

JAKARTA, SABTU--Medha Satyarengga dari Jakarta Pusat dan Million Sekarsari atau dipanggil Milly dari Jakarta Barat akhirnya dinobatkan menjadi Abang dan None pada Malam Pemilihan Abang None Jakarta 2008 pada Jumat (4/7) malam yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat.

Mahasiswa semester VIII Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan mahasiswi semester VIII Stikom London School Jakarta ini berhasil menyisihkan 34 finalis lainnya yang berasal dari lima wilayah kota dan satu kabupaten administrasi di DKI Jakarta. Malam pemilihan ini dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Wakil Gubernur DKI Jakarta Priyanto, dan para walikota serta bupati.

Penghargaan wakil I Abang None 2008 diraih Doddy Akhmadsyah (Jakarta Barat) dan Orysa Rizky Sophia Dewi (Jakarta Pusat). Sementara wakil II diberikan kepada Andrea Abdul Rahman (Jakarta Selatan) dan Annisa Anjani R (Jakarta Pusat).

Harapan I jatuh ke tangan Abimantra Pradhana (Kepulauan Seribu) dan Deasy B Pribadi (Jakarta Selatan). Untuk harapan II diberikan kepada Gilang Lazuardi (Jakarta Timur) dan Dita Kasthalisti (Jakarta Selatan) serta harapan III diraih Novan Novriansyah (Jakarta Utara) dan Sheila Purnama Bulan (Kepulauan Seribu).

Sebagai Abang dan None, Medha dan Milly masing-masing berhak membawa pulang sebuah mobil xenia. Sementara wakil I masing-masing mendapat mobil grandmax dan wakil II masing-masing membawa pulang sebuah sepeda motor.

Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan, cikal bakal pemilihan Abang None Jakarta diawali oleh pemilihan none Jakarta yang sudah berlangsung ke-37 kali, sejak tahun 1968. Selanjutnya, terhitung tahun 1971 dipilih juga Abang Jakarta sebagai pendamping None Jakarta.

Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Arie Budiman mengatakan, para Abang dan None merupakan duta wisata Jakarta. Mereka ini tidak hanya menjadi pajangan yang mendampingi gubernur. Akan tetapi menjadi juru bicara mewakili Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam "menjual" pariwisata DKI.

"Selain tahu tentang pariwisata, Abang dan None juga harus menguasai budaya Jakarta karena mereka yang menjadi jurubicara saat tampil baik even lokal, nasional, dan internasional," kata Arie.

Menurut Arie, pemilihan Abang None Jakarta dilaksanakan setiap kali memperingati HUT Kota Jakarta.

POLLING
Apakah Sheila dan Roger jadi menikah?
Yakin
Tidak yakin