Boneka-boneka Raksasa Siap Ramaikan Bantul

JAKARTA, SABTU--People’s Puppet Project For Youth yang diselenggarakan oleh Yayasan Bagong Kussudiardja (YBK) bekerjasama dengan Pemkab Bantul dan Snuff Puppets (kelompok teater boneka dari Melbourne, Australia), adalah aktivitas kreatif berbasis seni sebagai media dialog dan pembelajaran yang aplikatif dan menyenangkan bagi komunitas remaja, guna membangun kebersamaan yang lebih bermakna di antara komunitas seni, masyarakat (remaja) dan seni itu sendiri.

Pelaksanaannya telah dimulai sejak 23 Juni s/d 7 Juli 2008, diikuti oleh 8 seniman dari Yogyakarta, Surakarta dan Tuban (Jawa Timur), serta 50 remaja dari Kabupaten Bantul (SMP N 1 Kasihan, SMP N 2 Kasihan, SMP N 1 Bantul, SMP N 1 Pleret, SMP N 4 Sewon, Komunitas Remaja Dusun Kembaran, Komunitas Remaja Dusun Bakulan) dan Remaja dari Kodya Yogyakarta.

People’s Puppet Project For Youth yang merupakan pelaksanaan program Among Seni YBK edisi khusus tahun 2008 ini, lebih ditekankan untuk memperluas pemaknaan terhadap seni yang relevan dan aktual bagi remaja, tidak hanya pada produk seni ataupun keindahan semata.

People’s Puppet Project For Youth menyertakan secara aktif para remaja di dalam sebuah proses penciptaan seni yang dikerjakan secara komunal dan menyenangkan. Seluruh aktivitas dirancang sebagai ruang interaksi dan eksplorasi diri berbasis seni bagi para remaja, serta merangsang proses pengembangan potensi diri (imajinasi, komunikasi, kebersamaan, daya respon dan empati).

Selain itu, juga menjadi peluang pembelajaran bagi pelaku seni yang terpilih sebagai fasilitator, untuk memperkaya pengetahuan dan meningkatkan ketrampilan dalam merancang dan melaksanakan aktivitas seni yang melibatkan masyarakat (remaja).

Dalam pelaksanaannya, para remaja peserta terlibat secara langsung di dalam proses-proses penciptaan seni pertunjukan yang telah diolah dan dikemas sebagai aktivitas komunal, melalui pembuatan boneka dan penyusunan pertunjukan teater boneka raksasa. Seluruh kegiatan dikerjakan dalam bentuk permainan yang menyenangkan, serta menyediakan ruang interaksi yang merangsang daya inisiatif para peserta untuk terlibat secara aktif.

Sebelum cerita pertunjukan disusun, Snuff Puppet bersama dengan para seniman membuat kerangka besar. Sementara itu, ruang kosong berupa isi cerita yang lebih detail, diisi bersama dengan para remaja peserta. Secara keseluruhan, terdapat 4 proses kerja, yaitu eksplorasi gagasan, penyusunan cerita, proses pembuatan boneka sesuai dengan cerita dan karakter yang hendak dimunculkan dan penggarapan pertunjukan.

Dalam proses eksplorasi gagasan dan pengembangan cerita, para peserta diberi motivasi untuk berimajinasi, menuangkan ide, dan  mempraktikkannya dalam bentuk sketsa pendek (eksploratif). Setelah ide cerita dimatangkan, peserta diarahkan untuk menggarap adegan lebih lanjut, memperkuat karakter tokoh, membuat gambar tokoh yang akan diwujudkan dalam bentuk boneka, serta proses latihan tiap adegan secara keseluruhan.

Ide cerita pertunjukan ini, berasal dari cerita Rama Tambak. Adegan di mana Shinta diculik oleh Rahwana, kemudian Sugriwa dan kawan-kawan datang menolong Shinta dengan membangun jembatan ke Alengka. Tentu saja cerita tersebut tidak akan dihadirkan sebagaimana dalam pengkisahan yang konvensional, tetapi telah diolah dan dikembangkan sesuai dengan pemahaman dan imajiansi para peserta terhadap cerita tersebut.

Dalam pementasan nanti, akan ditampilkan karakter Rahwana, Sarpakenaka, Rama, Shinta, Anoman dan Sugriwa dalam bentuk boneka ukuran besar yang unik dan atraktif, serta pasukan kera warna warni yang lincah dan buto (raksasa) yang beraneka ujud.

Pertunjukan teater boneka raksasa yang berjudul Bantul Segaraning Asmara, akan diselenggarakan terbuka untuk umum (gratis) pada hari Minggu 6 Juli 2008 pukul 15.00 WIB s/d 17.00 WIB, bertempat di lapangan Paseban di depan kantor Pemda Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

POLLING
Apakah Sheila dan Roger jadi menikah?
Yakin
Tidak yakin