Dhani-Maia Terlibat Cekcok Lagi!
Suasana menjalang sidang Maia-Dhani di PA Jaksel, Selasa (22/1). Kali ini, keduanya tampak lebih santai.
Rabu, 23/7/2008 | 17:10 WIB

JAKARTA, RABU -- Kasus rumah tangga yang melibatkan pasangan musisi Maia Estianty dan Dhani Ahmad makin  njlimet saja. Di tengah proses perceraiannya di Pengadilan Agama  (PA) Jakarta Selatan (Jaksel) keduanya terlibat cekcok.

Pekan lalu, Maia mendatangi studio Dewa 19 di Kawasan Pinang Mas, Pondok Indah, Jakarta Selatan, untuk meminta penjelasan Dhani terkait absennya Ahmad Al Gazali (Al) dari sekolah selama hampir sepekan.

Sudah dipastikan, percekcokan pun tak bisa dihindarkan.  Tafsiah, salah satu pegawai di rumah Dhani, membenarkan adanya percekcokan antara Dhani dan Maia.

Dikatakan kuasa hukum Maia, Sheila Solomo SH, dihubungi Rabu (23/7), kedatangan Maia di studio Dewa 19 itu, lantaran mendengar kabar bahwa Al sudah beberapa hari tak masuk sekolah.  "Mbak Maia ingin tanya doang sama Al kenapa ia tak mau sekolah. Lagi pula, ayahnya tahu kok dibiarin," terang Sheila.

Mau tak mau, Maia mendatangi Al, yang selama ini tinggal bersama Dhani. Selasa (15/7) sekira pukul 06.30 WIB, Maia mendatangi Studio Dewa 19 dan mendapati Al dan El  (El Jalaluddin Rumi) tengah berada bersama Dhani di kamar tidurnya. "Dul (Ahmad Abdul Qodir Jaelani) saat itu lagi di kamar mandi," ujar Sheila menirukan Maia.

Kepada Sheila, Maia sempat mengaku mendapatkan kekerasan. Ini yang membuat tangannya memar-memar.

Menanggapi tudingan tersebut, pihak Dhani membantahnya. Kepada pers yang menemuinya di Studio Dewa 19, Rabu (23/7), menampik tudingan itu.     
 
"Dia jangan buka statement dengan kobohongan di media.  Keluarga harus bisa menasehati Maia untuk tidak mengatakan kebohongan sendiri," ujar Dhani seperti dilaporkan Dony Aprianto kepada Kompas Entertainment.

Toh, menurut Dhani, jika memang ia terbukti melakukan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) sudah pasti ia akan berhadapan dengan hukum.

Sejauh ini, kata Sheila, terkait adanya dugaan kekerasan, pihaknya belum ada rencana untuk melaporkan masalah tersebut kepada pihak berwajib. "Ini akan menyangkut anak-anak juga. jadi belum terpikirkan ke sana. Pada prinsipnya kita mau agar anak-anak dapat kesempatan bebas untuk berhubungan dengan siapapun. Mengenai siapa yang akan mendapatkan hak asuh nanti (pasca perceraian), tidak berarti menghalangi anak-anak untuk bertemu dengan orang tuanya," tegasnya. 

EH

Nilai 3.67 A A A
komentar anda :
ppjunior, plembang @ Senin, 28 Juli 2008 | 15:43 WIB
Maia, itu memang sudah menjadi risiko berumahtangga. Itulah yang kaupilih. Dhani juga. Kalau mau sempurna, hanya Tuhan. Berusahalah untuk rujuk. Selagi belum terlambat. Buang ego masing-masing. Datangi saja satu sama lain, tanpa pengacara, tanpa media. Utarakan maksud hati yang terdalam. Saya yakin, masih ada kasih di antara kalian. Please! Saya berdoa bagi keluarga kalian. Amin.
dodol @ Jumat, 25 Juli 2008 | 03:04 WIB
cere aja susah bener....bused deh!!!!
anti dhani @ Kamis, 24 Juli 2008 | 23:42 WIB
kok ada manusia kayak dhani, manusia kayak gitu kok bisa hidup ya..... aneh... sombong!!!!!!!!!!!
Rini @ Kamis, 24 Juli 2008 | 10:48 WIB
Saya hanya berdoa semoga Mba Maia bisa sabar, dan tabah, lebih baik mba tinggalkan saja suami seperti itu, karena hidup itu hanya sekali lebih baik diisi dengan kebahagiaan, suami yang ringan tangan selamanya akan terus bikin kita sengsara, kecuali kalo dia minta maaf dan berjanji tak akan mengulangi, mba masih muda dan cantik, masih banyak lelaki yang lebih baik dari padi Dhani, biar aja mba jalan ama cowok lain, biar si Dhani tau rasa, emangnya cowok di dunia ini cuma dia doang.
umie @ Kamis, 24 Juli 2008 | 09:38 WIB
org kok ngak tahu malu masalah rumah tangga khan aib kalau kalian membuka aib publik berarti kalian membeberkan kebobokkran kalaian sendiri aq kasian ma kalian org berpendidikan kok begituuuu............... kasian tu anak2 kalian..........
9 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort