Miss Universe Kepincut Batik
Wanita cantik kelahiran kelahiran Caracas, 1 Juni 1986 yang mewakili Venezuela, Dayana Mendoza akhirnya terpilih sebagai Miss Universe 2008
Selasa, 12/8/2008 | 09:05 WIB

NEW YORK, SELASA - Batik ternyata telah membuat hati Miss Universe 2008 Dayana Mendoza kepincut. Dalam kesempatan kunjungan ke Konsulat Jenderal RI di New York, Senin (Selasa Wib), gadis cantik kelahiran Venezuela ini terlihat takjub dengan rancangan batik Indonesia yang diperagakan sejumlah model dalam acara fashion show di tempat tersebut.

"Wow, bagus sekali," kata Mendoza dengan nada kagum ketika seorang model mendekat untuk memperlihatkan baju batik dan perhiasan perak yang dikenakan.

Kedatangan Mendoza ke konjen Ri ini merupakan awal dari rencana perjalanannya ke Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Mendoza diperkenalkan terhadap beberapa aspek kehidupan Indonesia, baik melalui penayangan film singkat tentang Indonesia, termasuk fashion show yang mengusung tema Batik Indonesia.

Miss Universe yang fasih berbahasa Inggris, Spanyol, dan Italia itu juga tidak segan menyapa masyarakat Indonesia dan berbagi cerita. Ia sempat bercerita bahwa dirinya sedang mencoba memperlancar Bahasa Rusia yang sedang dipelajarinya. "Dan saya akan bisa bicara dalam Bahasa Indonesia juga. Tapi nanti setelah saya kembali dari Indonesia," katanya sambil tertawa.

Seperti yang diungkapkan Roston Ogata, Mendoza kembali akan mengunjungi Indonesia pada Oktober 2008 mendatang, antara lain untuk keperluan pembuatan iklan produk Indonesia.

GLO

Sumber : Antara
Nilai 3.5 A A A
komentar anda :
anna @ Rabu, 13 Agustus 2008 | 03:49 WIB
quinn benar tapi banyak sudah sekolah swasta favorit yang menggunakan seragam batik di Indonesia...tetapi saya heran mengapa kalangan pemerintah tidak ya????!!!
Quinn @ Selasa, 12 Agustus 2008 | 09:46 WIB
Pemerintah daerah mestinya dapat menggantikan seragam pegawai negeri, sekolah dengan seragam terbuat dari kain adat daerah, batik misalnya. Pakaian seragam sekarang tidak menunjukan cinta produk yang beridentitas kekayaan budaya nasional. Jadi gantilah seragam dengan tenun ikat, kain tradisional.
2 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort