Permohonan PK Pembunuh John Lennon Ditolak
Seorang wanita Jepang meletakkan sekuntum bunga di depan potret John Lennon di Museum John Lennon, Saitama, Tokyo, 8 Desember 2006, untuk mengenang kematian personil The Beatles itu pada 8 Desember 1980 di New York.
Rabu, 13/8/2008 | 07:03 WIB

ALBANY, RABU - Permohonan peninjauan kembali (PK) masa hukuman pembunuh artis musik legendaris John Lennon untuk kelima kalinya ditolak, pada Selasa (12/8). Mark David Chapman akan tetap mendekam di  Attica Correctional Facility, New York (AS), hingga dua tahun mendatang karena menembak hingga tewas mantan personil The Beatles itu hampir tiga dasawarsa lalu di Manhattan.

Chapman, yang saat ini berusia 53 tahun, telah menjalani masa kurungan selama 27 tahun sejak mengaku bersalah atas pembunuhan yang dilakukannya dengan alasan untuk mencari perhatian publik. Chapman berhak mengajukan PK kasusnya pada 2000, setelah menjalani 20 tahun dari masa hukuman seumur hidupnya.

Dewan peninjau ulang masa hukuman Chapman menolak permohonan PK tersebut dengan alasan keprihatinan terhadap kesejahteraan dan keamanan publik. Dewan tersebut menerangkan,  meskipun Chapman memiliki catatan positif dalam hal kedisplinan sejak 1994, Chapman menjelaskan ke para anggota dewan bahwa ia merencanakan dan melaksanakan pembunuhan Lennon "dengan akal jernih." Menimbang penjelasan itu, Dewan tersebut menilai pembebasan Chapman bukan merupakan keputusan terbaik bagi keamanan publik.

Chapman menembak Lennon di hadapan istrinya, Yoko Ono, di luar gedung apartemen vokalis utama The Beatles itu pada 8 Desember 1980. Yoko Ono, yang sebelumnya menulis surat penentangan terhadap PK Chapman, tidak menyampaikan kesaksian dalam sidang PK terbaru.

"Yoko Ono sangat senang dengan keputusan terbaru Dewan," jelas pengacaranya, Peter Shukat. Shukat menolak memberi keterangan lebih lanjut tentang kliennya itu. Kesempatan Chapman untuk kembali tampil di hadapan dewan peninjauan masa hukumannya adalah pada Agustus 2010. (AP)

JIM

Sumber : AP
Nilai 4.33 A A A
komentar anda :
Andre @ Senin, 25 Agustus 2008 | 13:57 WIB
kalau dilepaskan bisa bunuh personel the beatles yang lain kali???? jadi jangan sampai dia bebas
oddy @ Jumat, 15 Agustus 2008 | 20:14 WIB
iya2 bener...daripada nanti dia dikeluarin terus ngebunuh orang lagi??!!emang kaya d indo bunuh orang cuma sangsi 15 taon..itu juga ga nyogok..hahaha..
pipi @ Jumat, 15 Agustus 2008 | 13:06 WIB
tolong ya her... yang dibunuh tuh JOHN LENNON.... lebih baik dihukum mati ja tuh orang!!!!!!!!!!
herry @ Rabu, 13 Agustus 2008 | 07:54 WIB
Wah...bebaskanlah dia..kasihan..apakah ia tidak punya hak untuk bertaubat dan hidup berbagi untuk menebus kesalahannya selama ini?
4 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
Artikel Lainnya
 
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort