Momotaro Dipentaskan di Yogya
Pertunjukan gabungan gerak tari, teater dan musik dipersembahkan kelompok Marga Sari pimpinan Shin Nakagawa yang mengambil cerita dongeng "Momotaro" di Bentara Budaya Jakarta, Jakarta Pusat, Sabtu (23/8). Kelompok yang memadukan seni tradisi Jawa dan Jepang juga akan bermain di Yogyakarta dan Surabaya
Selasa, 26/8/2008 | 13:47 WIB

YOGYAKARTA, SELASA- Setelah di Bentara Budaya Jakarta, kisah rakyat Jepang "Momotaro" akan dipentaskan di Yogyakarta, Selasa (26/8) malam pukul 20.00 WIB ini oleh sekitar 14 seniman dari Negeri Sakura tersebut.

"Cerita momotaro sangat familiar di Jepang," kata pimpinan kelompok Margasari (kelompok teater gamelan di Jepang) Prof Sin Nakagawa kepada pers di Yogyakarta, Selasa siang ini.

Prof Sin Nakagawa dulu belajar gamelan di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, kemudian mendirikan Margasari di Osaka, Jepang, yang sering mementaskan teater gamelan.

Menurut Sin Nakagawa, momotaro berkisah tentang seorang anak kecil yang lahir dari buah momo yang ditemukan oleh sepasang kakek nenek miskin di sebuah desa. "Momo menjadi anak yang baik budi pekertinya sehingga dia bisa mengalahkan  kekuatan jahat. Anak ini kemudian menjadi kaya raya," katanya.

Kisah momotaro, kata Prof Sin, sangat familiar di Jepang meski asal usulnya tidak jelas. Cerita ini sudah beredar di Jepang sejak abad 16. "Saya ingin memperkenalkan legenda rakyat Jepang kepada masyarakat Indonesia khususnya Yogyakarta," kata Prof Sin yang dalam pementasan nanti akan mengenakan kostum bernuansa Jepang diiringi musik gamelan.

MSH

Sumber : Ant
A A A
komentar anda :
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
 
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort