Tukul Arwana Siap Beraksi Kembali
Selasa, 18/11/2008
KOMPAS/YUNIADHI AGUNG
Tukul Arwana

JAKARTA, SELASA - Setelah program yang dipandunya, Empat Mata dilarang mengudara, beberapa waktu lalu, komedian dan pembawa acara Tukul Arwana bersiap beraksi kembali memandu acara di layar kaca. "1 Desember mendatang saya sudah membawakan program TV baru lagi, pihak Trans7 menawarkannya sebagai pengganti program Empat Mata yang sudah tidak tayang lagi," ujarnya ketika ditemui di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan. Selasa (18/11) siang. 

Sayangnya, saat ditanya program acara apa yang akan dipandunya itu, Tukul memilih merahasiakannya. "Seperti apa programnya, ditunggu saja. Pastinya saya dapat program yang lebih bagus dari sebelumnya," kilah Tukul mencoba berahasia.

Seperti diberitakan sebelumnya, program acara Empat Mata yang dipandu Tukul, dihentikan penayangannya setelah mendapatkan teguran keras dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) lantaran menayangkan adegan di mana seorang bintang tamu melakukan adegan makan kodok dan ikan mentah. Pada episode tersebut turut dihadirkan bintang tamu  Sumanto, si pemakan mayat dari Purbalingga, Jawa Tengah.

Dari peristiwa tersebut, Tukul mengaku mendapat pelajaran yang berharga. Ke depan, ia berharap program acara yang dipandunya bisa lebih baik. "Buat saya dihentikannya acara Empat Mata, tidak lain saya anggap sebagai teguran untuk lebih kontrol dan hati-hati memandu program tv. Tentang cipika-cipiki dan beberapa hal yang tidak sepantasnya tapi dilakukan di Empat Mata, saya jadikan pelajaran berharga," ujarnya.

Tukul menganggap kejadian yang menimpanya itu  menjadi motivasi hidup di masa yang akan datang. "Justru kejadian ini adalah sebagai langkah awal dan bagus untuk mendapatkan hal terbaik dan kesuksesan di masa depan. Buktinya saya sudah dapat tawaran lagi kan," selorohnya. 

Bahkan Tukul mengaku mendapat posisi tawar-menawar yang tinggi terutama menyangkut honor. "Untuk masalah honor saya sudah pasti minta naik dan lebih besar dari sebelumnya. Kalau tidak naik mana mungkin saya mau menerima, lebih baik saya tampil di acara-acara off air di berbagai kota saja,"  ucapnya disambut tawa. (FIAN/EH)

Share on Facebook  
Nilai 3.63 AAA
Ada 58 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
1 dari 12 Halaman Komentar | First Prev Next Last

Maju terus mas tukul arwana, jgn dengarin KPI, KPI memang slalu ada aja yg di kerjakan, klo tdk bgt ga ada krjanya..... pantang nyerah tukul arwana.......

Posted by: annasht | Jumat, 28 November 2008 | 21:41 WIB

Semoga KPI bisa lebih menyaring acara2 sinetron dilayar kaca untuk kepentingan kecerdasan bangsa ini. Kapan anak bangsa ini akan maju jika tontonanya sinetron yang tidak berbobot(cerita fiktif).

Posted by: Dewa | Selasa, 25 November 2008 | 08:21 WIB

KPI tuh ada2 aja, ak kan jadi gak punya hiburan yang lucu kalo dimalm hari.HUUHH..KPI oh..KPI jangan begitu engkau kepada tukul..

Posted by: indriee | Jumat, 21 November 2008 | 20:22 WIB

sampai kapan sih KPI benar2 membuktikan perannya untuk ikut bertanggaungjawab dalam upaya mencerdaskan bangsa? koreksi juga iklan dan sinetron kita yang tidak memdidik. jangan hanya jual mimpi

Posted by: denia | Kamis, 20 November 2008 | 11:29 WIB

lawakan yang payah.. bosan.. klo ga ngeledek fisik pasti lawakannya garing.. ga profesional.. artinya melawak tapi tanpa meledek atau menghina teman lawaknya... sesekali sih boleh aje,,hehe...

Posted by: rima | Rabu, 19 November 2008 | 20:58 WIB

Posting Komentar Anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.