Kikan: Boleh Hibur Massa Kampanye, Asal...
Artikel Terkait:
Rabu, 19/11/2008 | 20:11 WIB

JAKARTA, RABU - Tak banyak grup band Tanah Air yang mengusung lagu-lagu bertema perjuangan dan bernafaskan semangat kebangsaan. Di antara yang sedikit itu, grup band Cokelat lah yang melakukannya.

Menjelang Pemilu 2009, bisa dipastikan grup  yang dinahkodai Kikan (vokal), Ervin (drum), Ernest (gitar), Ronny (Bas) dan Edwin (gitar) itu bakal kebanjiran job manggung di "panggung"-nya orang-orang politik.

Kikan, Vokalis Cokelat, mengatakan ia dan rekan-rekannya sudah membuat "pagar" kalau diundang partai politik untuk memeriahkan ajang kampanye mereka. "Menjelang Pemilu, memang akan banyak sekali job untuk kampanye. Tapi kami punya "pagar" sendiri kalau diundang kampanye. Pagarnya, kami bikin syarat untuk tidak diharuskan mengimbau penonton untuk memilih partai atau calon tertentu," ujar Kikan kepada Kompas.com, usai menghibur di acara Dialog Antarkeluarga Pahlawan yang diadakan Partai Kesejahteraan Sosial (PKS), di Jakarta, Rabu (19/11).

Sikap itu dipilih, karena Cokelat konsisten di jalurnya sebagai entertainer dan bukan sebagai juru kampanye. "Kalau kami diundang salah satu partai, juga bukan berarti kami bergabung di partai itu. Kami tidak mengarah ke partai itu," katanya.

Apa perbedaannya manggung di acara musik dengan politik? Saat ditanya hal itu, Kikan menjawab begini: "Crowd-nya jauh berbeda. Saya selalu merasa terlalu formal. Padahal kita biasanya tur, outdoor dengan penonton yang (jumlahnya) ratusan ribu. Yang paling terasa, ya atmosfernya itu. Tapi kami tetap berusaha enjoy, karena kami pure menghibur," cerita Kikan. (ING)

EH,ING

A A A
komentar anda :
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
Artikel Lainnya
 
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort