|
Inggrid Kansil Tak Mau Jualan Label Artis Kamis, 20/11/2008 JAKARTA, KAMIS - Hajatan demokrasi yang tinggal menunggu bulan, kian terasa gregetnya. Sejumlah calon legeslatif (caleg) pun kini mulai mempersiapkan berjurus-jurus kuda-kuda. Di antara calon-calon itu, bintang sinetron dan presenter Inggrid Kansil mengaku sudah menyiapkan segala sesuatunya. "Insya Allah saya sudah mantap. Setelah Lebaran kemarin saya sudah mulai melakukan sosialisasi. Memang belum maksimal tapi step by step. Belum lama ini, saya juga ikut pelatihan caleg dari partai secara rutin. Bapak SBY juga sering memberikan pengarahan pada kadernya," ujar caleg dari partai Demokrat daerah pilihan Sukabumi 4, saat ditemui di Gedung Graha Niaga Lt 27, Jakarta Selatan, Rabu (19/11). Tekad kuat bintang sinetron Maha Kasih ini untuk terjun di panggung politik lahir lantaran ia telah mengantongi izin dari keluarganya, terutama sang suami, Syarifuddin Hasan, yang juga salah seorang petinggi partai yang sama. "Suami sangat mendukung, karena dia lebih dulu terjun ke dunia politik. Kalau dia enggak pernah memaksakan kehendak, tapi mendorong," ungkapnya. Pandangan sinis sejumlah masyarakat, yang menggangap kalangan selebritas hanya bermodalkan ketenaran untuk terjun di kancah politik, diakui perempuan kelahiran Cianjur, 9 November 1976 itu sebagai hal yang wajar. "Saya memahami ketidakpercayaan masyarakat kepada artis untuk jadi caleg. Tapi, di sini saya mencalonkan diri bukan sebagai artis. Saya sebagai perempuan Indonesia. Saya ingin mengangkat isu perempuan dan membawa kebijakan yang berguna untuk orang banyak. Hal yang ingin saya perjuangkan adalah kaum perempuan," jelasnya. "Sekali lagi saya tekankan, saya memperkenalkan diri bukan sebagai artis. Kalaupun saya berhasil jadi artis, itu nilai tambah buat saya," tegas Inggrid. (FIAN/EH)
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
|
Jakarta Tonite
Dibaca 292 kali | 0 Komentar
|