|
Setelah Berumroh, Rachel Amanda Ingin Berhaji Senin, 1/12/2008 JAKARTA, SENIN -- Pengalaman berumroh yang dijalaninya bersama sang kakak, pertengahan tahun ini--yakni tanggal 30 Juni - 7 Juli lalu--benar-benar berkesan di hati bintang muda Rachel Amanda. Ia pun berharap bisa kembali lagi, namun tak sebatas menjalankan umroh. "Aku ingin banget bisa menunaikan ibadah haji," ujarnya ditemui di Jakarta, pekan lalu. Saat berumroh, sejumlah pengalaman spritual pun sempat dirasakannya. Saat pertama kali menginjakan kaki di Masjidil Haram, Mekkah, hatinya bergetar dan tak henti-hentinya memamanjatkan kebesaran Allah. "Rasanya takjub sampai aku nangis," kenangnya. Diakui bintang film I Love You, Om!ini, keinginannya untuk menjalankan ibadah umroh adalah bagian dari nazarnya. "Ini syukur aku karena, alhamdulillah aku mendapatkan sesuatu yang aku inginkan dan berhasil aku dapatkan. Makanya, aku ingin banget bisa berumroh," katanya. Makanya, ketika musim liburan tiba dan waktu syutingnya kosong, dara kelahiran Jakarta, 1 Januari 1996 ini, memilih mengisi liburannya dengan menjalankan ibadah umroh. Ngomong-ngomong soal sesuatu yang terkabul, kira-kira boleh tahu nggak ya? "Pokoknya ada lah," jawab Amanda mencoba berahasia. Namun begitu, Amanda tak 'pelit' berbagi pengalamannya saat menjalankan ibadah umroh di Tanah Suci itu. "Dari awal berangkat aku sudah niat bisa mencium hajar aswad dan alhamdulillah kesampaian," ucapnya bahagia. Meski begitu bukan berarti usahanya itu dilalui tanpa perjuangan. Tubuhnya yang terbilang kecil, sempat terhimpit di antara orang-orang Arab, yang berbadan besar. "Sempat ada perasaan takut, tapi alhamdulillah akhirnyaa bisa menciumnya," kenangnya. Bahkan di hari pertama (tawaf), Amanda harus merelakan kesempatannya untuk mencium hajar aswad, demi seorang nenek yang ingin sekali menciumnya. "Padahal waktu itu, jaraknya dengan aku sudah dekat sekali. Tapi aku memilih mengalah jadi hari itu enggak sempat menciumnya," katanya. "Kak Yuning minta untuk tak memaksakan diri. Begitu balik lagi keesokan harinya aku seperti dipermudah untuk cium hajar aswad," kenangnya. (IFA/EH)
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
|
Jakarta Tonite
Dibaca 206 kali | 0 Komentar
|