Luna Maya Diberi Tarif Rp 100 Juta

Kompas.com - 20/02/2009, 05:07 WIB
Editor

JAKARTA, JUMAT — Suami-istri Romdoni (40)-Fitriani (36) menipu puluhan hidung belang yang ingin ”tidur” dengan 36 artis kondang Ibu Kota. Walhasil, dalam setahun, mereka mampu meraup puluhan miliar dari para pelanggannya.

Keduanya menawarkan artis beken Luna Maya dengan tarif kencan tertinggi Rp 100 juta untuk satu jam. Ke-35 artis lainnya diberi tarif kencan Rp 50 juta-Rp 75 juta. Mereka antara lain Masayu Anastasia, Marshanda, Tamara Bleszinsky, Dian Sastro, dan Julie Estelle.

”Tarif tergantung tingkat popularitas artisnya. Bisa berubah setiap waktu,” kata Romdoni, Kamis (19/2) di Polda Metro Jaya. Ia dan istrinya ditangkap di rumah mereka di Jalan Utan Panjang III/22 RT 8 RW 6, Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu. Dari tangan mereka, polisi menyita sejumlah kendaraan, rumah, perhiasan, dan harta lainnya yang mereka peroleh dari hasil kejahatan ini.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iriawan didampingi Kepala Satuan Kejahatan dengan Kekerasan Ajun Komisaris Besar Nico Afinta menjelaskan, sejak setahun lalu keduanya membuat dua situs web di internet dengan alamat www.hartonosejakdulu.com dan www.jakartaescortladies.com.

Di kedua situs yang dibuat dengan biaya Rp 2 juta itu, mereka memasang foto ke-36 artis dan menawarkan kaum hidung belang berkencan dengan salah satu artis yang fotonya terpampang di kedua situs web itu. Pelanggan yang tertarik, diminta menghubungi nomor telepon genggam yang tertera di kedua situs web.

Saat dihubungi pelanggan, Romdoni atau Fitriani menetapkan tarif. Bila pelanggan setuju, pelanggan diminta mentransfer uang langsung ke rekening artis yang hendak dikencani. ”Rupanya, dengan kartu penduduk palsu, pasangan ini membuka 36 rekening yang namanya sama dengan ke-36 artis yang ditawarkan. Jadi, cuma namanya saja yang sama dengan nama artis,” ungkap Iriawan. Hal ini tentu saja membuat calon pelanggan percaya mereka bakal tidur bersama artis pujaannya.

Setelah pelanggan mentransfer uang, salah seorang pasangan pelaku menghubungi pelanggan, menawarkan hotel mana yang dipilih pelanggan. Sesampainya di hotel, bukan artis impian sang pelanggan yang datang, tetapi seorang gadis Bogor berusia 22 tahun. Setelah menyapa ramah si hidung belang, si gadis meminta maaf karena artis yang dipesan berhalangan. Pelanggan pun akhirnya cuma tidur dengan gadis itu dengan rasa sesal.

”Setiap menjalankan aksinya, kedua tersangka hanya mempekerjakan PSK (pekerja seks komersial) tadi,” lanjut Nico. Menurut dia, agar bisa membekuk kedua tersangka, polisi menyamar dan merogoh kocek dari kantong pribadi sebesar Rp 50 juta. ”Biaya operasinya mahal ya?” sindir Nico.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.