Jumlah Kuda Prabowo Bertambah

Kompas.com - 20/05/2009, 14:46 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Secara total, jumlah harta kekayaan Prabowo memang berkurang sekitar Rp 1,5 triliun dibandingkan jumlah yang dilaporkannya ke KPK sebelumnya, Rp 1,7 triliun. Namun, jumlah hewan peliharaan kesayangan Prabowo, kuda, justru bertambah.

Sebelumnya, Prabowo mencantumkan 84 ekor kuda sebagai satu di antara sekian jenis kekayaannya. Setelah diverifikasi, menurut Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaran Negara Muhammad Sigit, jumlah kuda Prabowo sekitar 90 ekor.

Karena itulah, KPK rela berkunjung ke kediaman pribadinya di Bukit Hambalang, Bojong Koneng, Jawa Barat, untuk melakukan verifikasi atas seluruh asetnya. Di kediaman yang terletak di Puncak Bukit Hambalang itu terdapat 17 kuda lusiano asal Portugal yang bernilai miliaran rupiah.

"Kuda termasuk salah satu yang dilaporkan. Jumlah pastinya saya enggak hafal, sekitar 90 ekor," kata Sigit, seusai melakukan verifikasi.

Berdasarkan penelusuran Persda Network, Prabowo memiliki 81 ekor kuda yang terdapat di Nusantara Polo Club, Kranggan, Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Jika ditambahkan dengan 17 kuda yang dikandangkan di kediaman pribadinya, jumlah total mencapai 98 kuda. Namun, Sigit tak bisa mentotal berapa nilai kekayaan Prabowo dari kepemilikan kuda tersebut. "Katanya, satu kuda seharga Rp 50 juta, kalikan saja," ujarnya.

Ia juga mengaku tak tahu mengenai jenis kuda yang mencapai Rp 2-3 miliar per ekornya. "Mungkin rata-rata," kata Sigit.

Selain kuda, Prabowo juga dikabarkan memiliki peternakan kambing etawa, yang berlokasi tak jauh dari kediamannya. Namun, menurut Sigit, peternakan kambing tersebut tak masuk dalam daftar kekayaan yang dilaporkan ke KPK. "Peternakan kambing? Enggak ada. Yang dilaporkan hanya kuda saja. Nanti kita tanya ke tim Pak Prabowo," ujar Sigit.

Hasil verifikasi terhadap harta kekayaan Prabowo dinyatakan selesai dengan ditandatanganinya Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh yang bersangkutan. Hasil laporan ini akan disampaikan kepada KPU dan akan diumumkan pada tanggal 25 Mei oleh KPK.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.