MUI Bidik "Hantu Puncak Datang Bulan"

Kompas.com - 27/01/2010, 22:13 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah Suster Keramas, kini giliran film Hantu Puncak Datang Bulan yang dibidik Majelis Ulama Indonesia atau MUI. Film yang dibintangi personel Trio Macan ini terancam tak bisa tayang di bioskop Indonesia lantaran dinilai mengumbar maksiat. Namun, pihak produser tetap yakin, filmnya akan diputar sesuai jadwal.

"Memang saya dengar ada kritikan dari MUI karena film ini tidak layak untuk tayang, tapi kan film ini sudah mendapat surat kelolosan sensor. Jadi, sejauh ini tidak ada masalah karena memang film ini pure film komedi horor dan saya buat khusus untuk dewasa," ucap KK Dheraaj, pemilik rumah produksi K2K Productions ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Rabu (27/1/2010).

KK Dheraaj menjelaskan, secara keseluruhan, film yang juga dibintangi Andi Soraya dan Tessa Mariska itu telah rampung dikerjakan. "Secara keseluruhan filmmya akan tampil seperti itu (trailer) dan sekali lagi film itu khusus dewasa," tegasnya lagi.

Mengingat film tersebut dikhususkan sebagai film dewasa, KK Dheraaj mengatakan bahwa pihaknya akan mengikuti pola penjualan tiket yang pernah dilakukan oleh produser film Suster Keramas. "Kami akan memberitahu kepada semua pengelola di bioskop agar penonton yang ingin menyaksikan Hantu Puncak Datang Bulan harus menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP). Kalau ada penonton di bawah umur, maka tidak boleh menonton," tegas KK Dheraaj. (C9-09)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X