ADA Band Alami Misteri - Kompas.com

ADA Band Alami Misteri

Kompas.com - 30/01/2010, 11:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah satu setengah tahun tak menghasilkan album, ADA Band—terdiri dari Donny (vokal), Dika (bas), dan Marshall (gitar)—mengalami hal-hal bermusik yang bagi mereka di luar nalar dalam menggarap album baru mereka, Mystery of Musical.

"Betul, kami bisa dikatakan mengalami metamorfosa yang kedua. Geregetnya lebih untuk nge-band dan passion-nya untuk bikin lagu balik lagi," kata Donny, yang bersama ADA Band tampil dalam Kompas.com Music Corner, di Sky Dining, Plaza Semanggi Lantai 9, Jakarta, Kamis (28/1/2010).

Lama tak mengerjakan album bersama, aku Dika, ia dan kedua rekannya tersebut mengalami hal-hal bermusik yang bagi mereka di luar nalar ketika menggarap album lagi, yang mereka beri judul Mystery of Musical. Belum lagi, sekarang mereka berada dalam masa transisi—tinggal tiga personel dalam ADA Band sesudah Krishna Balagita (keyboard) keluar dan membentuk band sendiri setelah ADA Band merilis album Harmonious.

"Kadang-kadang, dalam proses membuat musik itu ada hal di luar nalar yang kita tidak duga sebelumnya," ujar Dika. "Kami menemukan sesuatu yang baru. Dari biasanya berempat, sekarang bertiga," ucap Marshall. 

Meski ditinggal Krishna, ADA Band tak tinggal diam. "Karena itu, walau cuma bertiga, kami harus lebih produktif dan lebih variatif," tekan Dika. "Ternyata, kalau kita kerja dari nol dan benar-benar kita kerjakan dari yang kecil-kecil, semua penuh misteri," sambung Marshall. "Perubahan itu yang merupakan misteri. Sebisa mungkin ada gimmick dan semoga orang penasaran, apa sih yang berubah," tambah Donny.

Dalam menggarap Mystery of Musical, lanjut Dika, ADA Band lebih banyak berembuk dan lebih matang dalam mengonsep sebelum masuk ke studio rekaman. "Dengan seperti itu, rasa pertemanan kami jadi lebih dekat lagi sekarang. Yang tadinya sempat terasa hambar karena saking lamanya, kami jadi bangun lagi," ujarnya lagi.

Ketika melibatkan dua additional drummer, Yoyok "PADI" dan Rere "Grass Rock", pun, grup tanpa pemain drum tetap itu juga mendapatkan sesuatu yang bagi mereka merupakan misteri. "Dari additional drummer-nya, seperti Yoyok dan Rere, mereka punya pola permainan yang berbeda. Kadang ada pola yang, 'Kok begini jadinya'? Ini jadi sesuatu yang baru, misteri," papar Dika.

Tak sampai di drum saja, perubahan materi dalam album yang menjagokan single "Pemujamu" ini juga begitu terasa pada kekentalan musik ADA Band. "Kalau didengerin di Harmonious, nuansa keyboard atau piano sangat kental, dan di Mystery of Musical ini kita lebih maksimalkan yang bertiga ini. Artinya, nuansa piano tetap ada, tapi kami lebih maksimalkan Marshall dan akhirnya nuansa gitarnya lebih kental," jelas Dika. (C7-09)


Editor

Close Ads X