Mahmud Prihatin Lagunya Tak Dinyanyikan

Kompas.com - 06/07/2010, 17:43 WIB
EditorJodhi Yudono

JAKARTA, KOMPAS.com — Bergesernya tren musik dewasa ini membuat lagu anak-anak tergilas oleh lagu pop dewasa. Melihat kenyataan tersebut, pencipta lagu anak (alm) AT Mahmud prihatin dan cemas jika lagunya tak lagi dinyanyikan.

 

Kecemasan AT itu diungkapkannya kepada anak keduanya. "Pesan Bapak cuma bilang, 'Kapan lagu-lagunya ada di TV lagi? Lagu Papa enggak pernah dinyanyikan lagi', dia sering bilang begitu," kata anak kedua AT Mahmud, Rika Fitrina Mahmud, saat ditemui di rumah duka pencipta lagu "Pelangi-Pelangi" itu di Tebet Barat II No 18, Jakarta Selatan, Selasa (6/7/2010).

 

Dengan seringnya AT berpesan seperti itu, Rika tak sadar jika pesan tersebut menjadi pesan terakhir pencipta lagu "Pelangi-pelangi", "Ambilkan Bulan Bu", dan "Gembira Berkumpul" itu.

 

Karenanya, Rika berencana mewujudkan keinginan terakhir AT untuk menampilkan lagu-lagu ciptaannya di program musik layar kaca. "Kita mau mewujudkan tapi sekarang belum, tapi nanti kita coba bicarakan dengan keluarga," tutup Rika.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.