Iis Dahlia Kesal Kampungnya Bercitra Buruk

Kompas.com - 05/08/2010, 12:42 WIB
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Iis Dahlia mengaku kesal karena Indramayu (Jawa Barat) bercitra buruk. Ia mengajak mereka yang sekampung halaman dengannya dan juga pihak-pihak lain mengenalkan kepada publik bahwa wilayah itu terutama memiliki kekayaan dari tari topeng hingga batik.

Vokalis dangdut yang menyajikan lirik lagu, goyang, dan dandanan sopan ini mengungkapkan keluhannya pada Rabu (4/8/2010) malam, ketika ia membuka rangkaian acara Indramayu dari Dekat, yang diselenggarakan oleh Bentara Budaya Jakarta dan Kompas. "Saya, sebagai anak Indramayu, kesal kalau di Jakarta orang-orang tahu Indramayu dari yang jelek-jelek saja," ucapnya sambil tersenyum kecut. Kata-kata Iis itu berkait dengan Indramayu dicap sebagai salah satu daerah pemasok para PSK di kawasan pantai utara Jawa Barat.

Padahal, lanjut Iis, Indramayu memiliki kekayaan yang membanggakan, yaitu tari topeng, wayang kulit, topeng, dan batik, selain mangga, beras, dan ikan asin. "Makanya, saya mengajak, enggak cuma anak-anak Indramayu, untuk lebih mengenalkan Indramayu," tutur perempuan kelahiran Bongas, Indramayu, 29 Mei 1972, ini.

Sikap mendukung promosi Indramayu itu ditunjukkannya dengan menyambut undangan dari Bentara Budaya Jakarta dan Kompas untuk membuka Indramayu dari Dekat. Namun, memberi kalimat sambutan bukanlah hal biasa baginya. "Aduh, daripada kasih sambutan lebih baik saya nyanyi 100 lagu," ujar ibu dua anak ini dengan canda. Sebagian yang hadir pun berseru, "Ya, nyanyi, nyanyi." (ATI)              

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X