Carla Bruni Tak Diterima di Vatikan

Kompas.com - 15/10/2010, 16:57 WIB
EditorEgidius Patnistik

VATIKAN, KOMPAS.com — Paus Benediktus XVI mengatakan kepada Presiden Nicolas Sarkozy dari Perancis bahwa istrinya, Carla, tidak diterima pada kunjungannya ke Vatikan karena media Italia mungkin menerbitkan foto-foto seronok ibu negara Perancis itu. Hal tersebut seperti yang diberitakan di Perancis.   Para pejabat Vatikan dikatakan telah mengirim pesan jelas kepada duta besar Perancis tentang kehadiran supermodel kelahiran Italia itu selama 30 menit audiensi suaminya dengan Paus pada awal bulan ini, yaitu, "Carla Sarkozy tidak diterima di Vatikan."

Mingguan Le Canard Enchaine melaporkan, Paus khawatir, kehadiran Carla akan memicu gairah media untuk memublikasikan lagi foto telanjang dan pose dengan busana tipis dari Carla selama berkarier sebagai model yang sudah pernah diterbitkan di surat kabar Italia. "Takhta Suci ingin menghindari foto-foto yang menunjukkan bahwa Carla dan Paus bersama-sama di halaman depan," tulis mingguan itu sebagaimana dikutip Telegraph, Kamis.

Akibatnya, model berusia 43 tahun yang berpaling jadi penyanyi itu tetap tinggal di Paris selama kunjungan suaminya tersebut.

Foto pose dengan busana minim atau tanpa busana kala ibu negara Perancis itu masih menjadi model sudah sering menghiasi halaman media Perancis dan internasional. Pada sebuah sampul media massa di Spanyol sebelum pernikahannya pada Feberuary 2008 dengan Sarkozy, Carla muncul dengan pose berbaring di sofa kulit berwarna hitam tanpa mengenakan apa-apa kecuali sepatu bot tinggi. Adapun sebuah foto yang dicetak hitam putih saat dia memamerkan semuanya dan hanya menutupi alat vitalnya dengan tangan telah dilelang di lembaga lelang Christie's beberapa hari setelah kunjungan kenegaraan pertamanya ke Inggris, Maret 2008.

Sarkozy meminta audiensi pribadi dengan Paus, kata para pengamat, untuk merayu kembali pemilih Katolik konservatif Perancis yang terkejut oleh upaya pendeportasian kaum gipsi Romania atau dikenal orang Roma selama musim panas, sebuah langkah yang dikecam oleh Vatikan. Jajak pendapat menunjukkan, tingkat popularitas Sarkozy di mata warga Katolik Perancis telah jatuh dari 61 menjadi 47 persen tahun lalu.

Sarkozy dibesarkan secara Katolik tetapi melanggar ajaran-ajaran agama itu. Ia telah bercerai dua kali dan istri ketiganya memiliki anak di luar nikah. Dalam perjalanan ke Vatikan, dia terlihat membuat tanda salib.

Nyonya Bruni Sarkozy tetap tinggal di Paris saat kunjungan pertama Sarkozy ke Vatikan pada Desember 2007 karena mereka belum menikah ketika itu. Waktu itu, Presiden membuat kaget warga Katolik karena alasan yang berbeda: ia terlihat tanpa malu-malu memeriksa pesan Blackberry-nya hanya beberapa meter dari Paus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tentang kabar terbaru itu, Istana Elysee di Paris tidak memiliki komentar, mengapa Carla Bruni tetap tinggal di Paris ketika suaminya melakukan perjalanan ke Vatikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.