Ariel Dituntut Lima Tahun Penjara

Kompas.com - 06/01/2011, 13:07 WIB
EditorA. Wisnubrata

BANDUNG, KOMPAS.com — Nazriel Irham alias Ariel dituntut 5 tahun penjara pada sidang lanjutan kasus video porno di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Kamis (6/1/2011). Mendengar tuntutan tersebut, penasihat hukum Ariel, OC Kaligis dan rekan, langsung menyatakan keberatan.

OC Kaligis menilai dakwaan terhadap Ariel oleh jaksa dinilai tidak cermat, terutama dakwaan dengan undang-undang yang dibuat tahun 2008. "Perbuatannya kan diduga terjadi sebelum undang-undang itu dibuat," ungkap OC Kaligis.

OC Kaligis berjanji akan membuat eksepsi pada sidang berikutnya, Kamis (13/1/2011) pekan depan.

"Pokoknya dakwaan jaksa akan kami patahkan sampai (Ariel) bebas," tandasnya.

Hal yang sama diungkapkan tim penasihat lainnya, Afrian Bondjol SH. Menurut Afrian, dakwaan ini terasa aneh sebab keterangan saksi-saksi yang dihadirkan jaksa  sebelumnya justru meringankan kliennya.

"Tapi kok ini jadi dituntut 5 tahun dan denda Rp 250 juta. Kami akan patahkan (dakwaan jaksa) nanti," katanya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.