Kate Akan Diantar Kereta Emas Diana

Kompas.com - 22/03/2011, 13:44 WIB
EditorEgidius Patnistik

LONDON, KOMPAS.com — Pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton mungkin terjadi saat cuaca cerah pada April, tetapi banyak orang berharap terjadi hujan sehingga dapat menyaksikan kereta Diana yang terkenal.

Kereta Glass Coach yang membawa ibu William pada pernikahannya tahun 1981 hanya akan digunakan pada acara yang berlangsung saat hujan. Sementara kereta kerajaan State Landau tanpa atap buatan tahun 1902 digunakan bila cuaca cerah.

Kereta-kereta itu hanya digunakan untuk mengantar pasangan dari tempat pernikahan di Gereja Westminster Abbey ke Istana Buckingham setelah Middleton memutuskan untuk tiba di misa pada 29 April dengan mobil Rolls-Royce.

Pengurus senior kereta kerajaan Glass Coach, Martin Oates, mengatakan, ”Kereta itu sudah lama digunakan sebagai kereta pengantin.Kereta ini adalah kereta yang dipakai oleh Diana dan Sarah Ferguson untuk berangkat dari Clarence House ke gereja mereka. Karena kami hanya menggunakannya satu kali tahun ini, kami tidak akan menyebutnya sebagai kereta pengantin seperti yang disebutkan orang-orang, namun kereta inilah yang ingin dilihat semua orang,” ujarnya.

Kereta yang bobotnya hampir satu ton tersebut awalnya didesain sebagai kereta sherif kota setempat saat dibuat oleh Peters dan Sons tahun 1881. Kereta itu diambil menjadi kereta kerajaan saat dibeli untuk upacara pemahkotaan Raja George V pada 1911. Kereta State Laudau dibuat oleh Hoopers untuk pemahkotaan Raja Edward VII. Tanggung jawab untuk penggunaan kereta-kereta tersebut berada di tangan Oates yang mengaku gelisah mengenai hari besar itu.

”Banyak persiapan yang dilakukan dan tentu menyenangkan menjadi bagian dari hari besar itu dan semoga semua orang akan menyaksikan apa yang saya lakukan. Ada sedikit kekhawatiran karena bila terjadi hal yang tidak beres, saya akan mendapat masalah,” ujarnya.

Baca tentang


    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

    Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

    Budaya
    Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

    Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

    Budaya
    Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

    Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

    Budaya
    Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

    Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

    Budaya
    In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

    In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

    Budaya
    Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

    Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

    Budaya
    Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

    Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

    BrandzView
    Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

    Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

    BrandzView
    Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

    Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

    Budaya
    Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

    Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

    Budaya
    Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

    Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

    Budaya
    Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

    Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

    Budaya
    Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

    Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

    Budaya
    Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

    Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

    Budaya
    Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

    Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

    Budaya
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X