Perempuan Membatasi Diri Karena Merasa Tak Cantik?

Kompas.com - 21/04/2011, 08:07 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Stereotip perempuan cantik dan seksi adalah mereka yang berparas mulus tanpa cela, bertubuh ramping menarik mata, masih saja terpelihara. Stereotip kecantikan perempuan ini kemudian membebani perempuan. Bahkan, tak sedikit perempuan membatasi diri untuk mengeksplorasi kebisaannya karena merasa tidak cantik, tidak berkulit putih, atau tidak memiliki tubuh ramping.

Memeringati Hari Kartini, dalam peluncuran album "Dengan Hati Senang" di fX Lifestyle Center, Jakarta, Rabu (20/4/2011) lalu, musisi Oppie Andaresta menegaskan pernyataan ini dalam lirik lagunya. Sebelum menyanyikan lagu berjudul Cantik & Seksi, Oppie memberikan sentuhan berbeda pada perayaan Kartini. Prinsip memberdayakan perempuan kental terasa melalui pesan tegas dan lugas di lagu ini.

"Tak perlu cantik untuk berhasil. Yang penting jujur dan bekerja keras. Tak perlu seksi untuk berprestasi. Yang penting happy dan percaya diri. Kecantikanmu terpancar dari hatimu dan jiwamu. Kecantikanmu terpancar dari ucapanmu dari perbuatanmu."

Potongan lirik lagu ciptaan Oppie tersebut menguatkan perempuan, agar tak terjebak dalam pencitraan seksi dan cantik yang sempit sebatas fisik. Karena kecantikan bukan dilihat dari tampak luarnya. Perkataan, perilaku, dan kepribadian positif membuat perempuan terlihat jauh lebih cantik. Kecantikan alami dalam diri inilah yang seharusnya mendorong perempuan mampu berdaya atas dirinya. Jadi, jangan batasi diri karena terjebak dalam persepsi sempit mengenai seksi dan cantik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.