Jay Subiyakto: Saya Dimusuhi Para Penari

Kompas.com - 06/05/2011, 10:45 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com -- Penonton yang akan menyaksikan pentas tari ”Matah Ati” di Teater Jakarta pada 13 – 16 Mei mendatang akan menikmati penari beraksi di lantai panggung yang miring. Ide lantai panggung dengan kemiringan 15 derajat itu datang dari penata artistik, Jay Subiyakto.

Penari pada awalnya sempat kewalahan dan harus jatuh bangun menari di lantai miring. ”Saya sempat dimusuhi para penari, he-he-he,” kata Jay pekan lalu saat makan malam bersama Atila Soeryadjaya, sutradara ”Matah Ati”.

Jay memberi motivasi kepada para penari, seperti dituturkan penari utama ”Matah Ati”, Fajar Satriadi. ”Mas Jay bilang, jalanin aja jangan banyak complain. Tak ada karya bagus yang dilakukan dengan mudah. Mari kita taklukkan kemiringan panggung,” cerita Fajar menirukan ucapan Jay.

Kini para penari telah terampil menari di lantai panggung miring. Tata artistik gaya Jay itu juga mendapat pujian media massa Singapura saat ”Matah Ati” digelar di Esplanade pada Oktober 2010.

Selain sempat ”dimusuhi” penari, akibat lantai miring itu Jay juga merasa bakal dipecat Atila selaku sutradara dan penggagas ”Matah Ati”.

”Mbak Atila mau pecat saya. ’Dipecat saja, nyusahin orang,” kata Jay berseloroh.
”Untung saya enggak dipecat, he-he-he,” papar Jay yang duduk di samping Atila. (XAR)
 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X