Artika Sari Dewi Melawan Serbuan Produk China

Kompas.com - 18/06/2011, 08:15 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com -- Sudah bukan rahasia, bangsa Indonesia mengalami ketergantungan terhadap produk-produk buatan China. Kondisi itu juga berlaku untuk fashion segala usia karena produk China sangat bersaing dari segi harga.

Artika Sari Devi (31) yang sedang merintis usaha fashion untuk anak-anak berusia 2-8 tahun enggan untuk tinggal diam. Dia menyadari bahwa serbuan produk China luar biasa. ”Tetapi, bukan berarti kita diam saja. Kita pelan-pelan berusaha melepaskan ketergantungan pada produk China,” katanya.

Misalnya saja untuk usaha yang dia rintis, istri penyanyi Ibrahim Imran alias Baim itu mengaku dalam memproduksi pakaian sebisa mungkin memakai bahan baku dari Indonesia. Demikian juga untuk tenaga kerja, dia menggunakan tenaga kerja Indonesia.

”Kita kerap tidak kompetitif karena menggunakan bahan baku impor sehingga nilai produksi otomatis menjadi lebih mahal,” papar Puteri Indonesia 2004 tersebut.

Artika ternyata mempunyai jurus lain untuk menekan biaya operasional. Dalam memasarkan barang-barangnya, aktris terbaik dalam Festival Internasional Film Nantes melalui film Opera Jawa ini memilih menggunakan online store.

”Untuk sementara belum ada gerai, apalagi dengan online store sebenarnya bisa berjalan asalkan ditangani dengan sungguh-sungguh,” kata Artika. (BEE)
 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X