Attar Syah dari Sinetron ke Desain Interior

Kompas.com - 15/07/2011, 15:52 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski jarang nongol di layar kaca, bukan berarti bintang sinetron Attar Syah meninggalkan dunia hiburan. Lantas, ke manakah dia selama ini?

"Saya sedang menggeluti konsultan desain interior," ucap Attar ketika ditemui di peluncuran sinetron Sampeyan Muslim, di kawasan Tanah Abang, Jakarta, baru-baru ini.

Diakui adik kandung dari Teddy Syah dan Attalarik Syah tersebut, kegiatan barunya itu  sesuai dengan sekolah yang ditempuhnya di Sekolah Tinggi Desain Interstudi Jakarta.

Pengalaman melakukan syuting di sejumlah tempat, menurutnya, cukup pula membantunya menjalani kesibukan barunya sebagai seorang konsultan desain interior itu. "Kebetulan saya orangnya suka mengamati. Apa saja saya perhatikan selama syuting dulu. Syuting ke lokasi ini, lokasi itu, justru membuat saya jadi cukup banyak dapat perbendaharaan (desain interiornya)," papar Attar.

Tak cuma itu, bertemu dengan orang-orang yang memiliki minat sama, membuatnya makin mendapatkan banyak ilmu. "Tantangannya beda sama syuting, seni mengaturnya beda. Di sini, saya sendiri tapi saat jadi konsultan saya kerja bareng sama temen-temen saya. Tantangannya ya gimana kita meningkatkan kerjasama dengan orang yang kerja sama kita," sambung pria yang memulai karier model awalnya di tahun 1995 ini.

"Tapi saya biasa ngerombak desain, kasih masukan ini-itu daripada bikinnya dari awal, ha-ha-ha," seloroh Attar.

Meski mulai enjoy dengan pekerjaan barunya itu, Attar Syah, tak menutup kemungkinan untuk kembali lagi berakting. Menyambut Ramadan tahun ini, ia bahkan ikut terlibat dalam film produksi sinetron religi. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X