The Fly: Vokalis Baru, Musik Baru

Kompas.com - 14/09/2011, 18:35 WIB
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com — Pernahkah Anda mendengar The Fly? Ya, band modern rock dari Jakarta yang dibentuk pada 1994 dan sempat vakum beberapa tahun karena tak memiliki vokalis itu akhirnya kembali ke industri musik pada 2010 dengan vokalis baru dan menjanjikan musik yang berbeda dengan musik terdahulu mereka.   

Sesudah ditinggal oleh Muhammad Hamzah alias Bjah dan kemudian oleh Firman "Idol" Siagian, The Fly sejak 2010 memiliki formasi baru. Selain tiga personel lama, Kin Aulia (gitar), Pahlevi Indra Santoso alias Levi Santoso (bas), dan Adithya Nugraha atau Adith (keyboard), ada personel baru, yaitu Teddy Suryaman (vokal). Dengan mendapatkan vokalis baru, The Fly memutuskan untuk muncul lagi.

"Kami sudah start lagi dari tahun 2010 di bawah label baru. Di awal tahun 2011 kami baru rilis single. Ya, dengan vokalis baru, dengan warna musik baru," tutur Kin dalam bincang-bincang di kantor Kompas.com, Jakarta, Rabu (14/9/2011) siang.

The Fly sudah dua kali berganti vokalis. Vokalis pertama, Bjah, meninggalkan grup tersebut pada 2005. Bjah akhirnya digantikan oleh Firman dari 2007 hingga 2009. "Kami akhirnya saat itu memutuskan agar The Fly distop dulu pada tahun 2009. Belakangan, kami punya ide untuk membuat Project The Fly saja. Orang-orangnya sama (Kin, Levi, dan Adith), tapi dengan proyek baru," terang Kin. "Tapi, (label rekaman) Falcon Music, yang akhirnya mengontrak kami, meminta kami kembali ke nama The Fly saja," tambahnya.      

Untuk proyek tersebut, Kin dkk berusaha menemukan vokalis baru. "Saat mencari vokalis, kami pengin mencari karakter yang kuat dan berbeda, karena band ini memang doyan melawan arus. Atas rekomendasi (penyanyi) Joeniar Arief, kami menemukan Teddy," sambung Kin.

Karakter Teddy yang kuat dan berbeda, menurut Kin dkk, membantu The Fly hadir dengan musik yang mereka sebut berbeda dengan musik lama mereka. "Suara Teddy di minor chords, sedangkan musik lama The Fly di major chords. Kalau Teddy membawakan lagu-lagu lama The Fly, musiknya harus diaransemen ulang. Jadi, ada kendala kalau The Fly masih dengan musik yang lama," jelas Kin.

Dalam bahasa The Fly, musik The Fly sekarang lebih "gelap", meskipun lagu-lagu The Fly bisa saja masih berkisah tentang cinta. Menurut mereka, musik mereka sekarang berada dalam "satu area" dengan grup musik, sebut saja, Radiohead dan Muse.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk mengenalkan Teddy dan vokalnya, dalam Kompas.com Music Corner, di kantor Kompas.com, Rabu (14/9/2011) siang, Kin—dengan permainan gitar akustiknya—mengiringi Teddy bernyanyi. Mereka menyuguhkan single baru "Sang Penyelamat" (2011) dan hit lama "Terbang" (2000). Teddy memperdengarkan nyanyian dengan teknik falsetto-nya. "Jadi, memang dia (Teddy) berbeda dengan dua vokalis sebelumnya. Firman sama Bjah matching-matching saja. Teddy beda banget," kata Levy.

Bagi Teddy, menjadi vokalis baru The Fly merupakan proyek yang menarik karena ia merasa bebas berekspresi. "Terserah lo aja," kata Teddy, menirukan ucapan yang pernah dilontarkan kepadanya oleh para personel lain The Fly.

Dengan Teddy, The Fly dijadwalkan akan merilis album baru atau album keenam mereka segera pada tahun ini. Judulnya, A New Beginning from Another Beginning's End. Sebelumnya, dengan Firman, grup tersebut meluncurkan album If Loving You is Wrong, I don't Wanna be Right (2007), dan dengan Bjah merilis album-album Pelangi Semu (1997), The Fly (2000), Episode III (2002), dan Damailah (2004).



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X