Jupe Mengklaim Akan Dibunuh DP

Kompas.com - 12/10/2011, 20:44 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com — Pedangdut Julia Perez (Jupe) akhirnya menjadi saksi dalam kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan terdakwa Dewi Perssik (DP), di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Rabu (12/10/2011). Sehari sebelumnya, oleh pengadilan yang sama, Jupe divonis hukuman tiga bulan penjara dengan masa percobaan enam bulan atas insiden baku cakar dengan DP, rekan mainnya dalam film Arwah Goyang Karawang.

Dalam kesaksiannya, Jupe mengklaim telah mendapatkan ancaman pembunuhan yang terlontar dari mulut DP. "Saya dibilangin Ibu Novi, Anjani, Erlando, dibilang Dewi Perssik ngamuk. 'Dia mau bunuh lu hati-hati'," terang Jupe di ruang sidang. 

"Saya enggak tahu dia mau bunuh saya pakai apa. Tapi, pasti pakai benda tajam. Yang tahu soal pisau itu namanya Enday bagian koordinator shooting," kata Jupe.

Selain nada ancaman dari DP, kekasih pesepak bola asal Argentina, Gaston Castano, itu juga mengaku telah dipukul keras pada bagian payudaranya saat shooting adegan film berlangsung. "Dia mencakar, memukul payudara saya sekali di bagian yang kiri. Sakit yang mulia. Dia melakukannya dengan sengaja dan menimbulkan bekas," ucap Jupe dalam kesaksiannya.

Jupe menilai aksi yang dilancarkan mantan istri pedangdut Saipul Jamil iu terlalu brutal. "Saat saya pikir dia terlalu brutal, saya langsung lepas dia. Ada adegan di luar skenario saya juga. Dia nendang dan nonjok saya," ujar Jupe.

Saat kejadian berlangsung, Jupe juga mengaku dijambak rambutnya oleh DP yang terlihat seperti sedang kesurupan. "Saya enggak tahu dia kesurupan atau bagaimana. Dia mengumpat saya pakai bahasa Jawa, tapi saya tahu itu kasar sekali. Dia bilang ja**uk, bajingan," urai Jupe.

Di satu sisi, DP yang didampingi oleh sejumlah pengacara itu kontan membantah kesaksian Jupe dalam persidangan tersebut. "Keterangan yang diberikan oleh saksi tidak benar," tegas DP. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.