Andy Ayunir: Seperti Mantra

Kompas.com - 13/03/2012, 07:12 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com --  Menciptakan dan melantunkan lagu dengan sepenuh hati seakan menjadi mantra. Itulah yang dirasakan pemusik dan pencipta lagu Andy Ayunir (45).

Maksudnya, jika dia menciptakan lagu dengan lirik yang berkisah tentang kesedihan, sering kali hal sedih kemudian terjadi dalam kehidupannya.

”Kalau lagu sedih itu dinyanyikan tanpa perasaan, rasanya ’kosong’ karena kurang penghayatan. Tetapi, kalau dinyanyikan sepenuh hati, indah dan pendengar pun bakal tersentuh. Tetapi, ya itu tadi, bisa memunculkan hal yang menyedihkan pula,” ujarnya.

Tanpa menyebut judul lagu ciptaannya, dia berkisah, komunikasinya dengan seorang teman sempat terputus setelah lagu berlirik tentang hilangnya persahabatan itu dia ciptakan.

Karena itulah, saat diminta membuat soundtrack film, Andy dengan senang memenuhinya. Dia merasa bisa mengalirkan energi dari lagu ciptaannya ke dalam film. Di samping itu, membuat soundtrack bagi dia juga lebih mudah karena skenario sudah tercipta.

”Saya tinggal menyesuaikan lirik lagu dengan skenarionya,” ujar Andy yang baru merampungkan lima lagu untuk film Bait Surau.

”Dua lagu itu dinyanyikan Rio Dewanto dan tiga lainnya dinyanyikan Ikhsan ’Idol’. Kenapa mereka? Karena Rio dan Ikhsan bermain dalam Bait Surau dan mereka juga bisa menyanyi. Ini akan membuat penghayatan lagu itu lebih bagus,” kata Andy tentang film yang rencananya beredar pertengahan Juli nanti. (CP)

 
 
 
 



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X