Hak Royalti Pak Raden Perlu Diselidiki

Kompas.com - 15/04/2012, 10:36 WIB
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk memastikan apakah benar Drs Suyadi selama ini sama sekali tidak menerima royalti sebagaimana mestinya, praktisi hukum Achmad Rifai menilai harus dilakukan penyelidikan khusus terkait hal tersebut. Drs Suyadi adalah pemeran Pak Raden, tokoh kenamaan dalam film boneka "Si Unyil".

"Kami ingin tahu bagaimana, apakah betul beliau belum dapat hak ciptanya. Ini yang perlu diselidiki lebih dulu, apalagi katanya sudah bertahun-tahun tidak menerima haknya," kata Rifai di kediaman Pak Raden, Jalan Petamburan III, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (14/4/2012).

Pada 14 Desember 1995, disusun kesepakatan penyerahan hak cipta atas nama Suyadi kepada Perusahaan Umum Produksi Film Negara (PPFN). Pada Pasal 7 surat perjanjian tertulis itu, kesepakatan kedua belah pihak berlaku selama lima tahun terhitung sejak ditandatanganinya perjanjian tersebut. Akan tetapi, PPFN menganggap bahwa perjanjian penyerahan hak cipta tersebut tetap pada PPFN untuk selamanya.

Namun, apabila posisi Suyadi benar, maka Rifai menilai pria kelahiran 28 November 1932 di Jember, Jawa Timur itu berhak mendapatkan haknya. Menurut Rifai, sangat wajar bila Pak Raden mendapatkan hak cipta terhadap karya seni tersebut. Kalau dia tidak dapat hak cipta, harus dilihat siapa yang salah di sini.

"Siapa yang merebut hak-hak tersebut," kata Rifai.

Selain itu, bila pihak PPFN terbukti melalaikan kewajibannya, sebuah sanksi bisa dikenakan. Ada sanksi denda sampai Rp 1,5 miliar dan hukuman pidana sampai tujuh tahun. Negara memberi jaminan berbentuk royalti dalam menciptakan karya-karya. Negara juga punya kewajiban melindungi hak cipta tersebut.

"Apalagi karya cipta Pak Raden sudah sangat besar," ujar Rifai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.