Kompas.com - 18/11/2012, 00:21 WIB
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Seribu lebih pelajar SD, SMP, dan SMA di Kabupaten Banyuwangi menari Gandrung secara massal di Pantai Boom Banyuwangi, Sabtu (17/11/2012) sore. Menari Gandrung massal diharapkan mampu menambah kecintaan para pelajar terhadap budaya lokal.

Pagelaran yang diberinama 'Gandrung Sewu' itu, kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, dikemas tidak hanya tarian semata, namun lengkap dengan drama kolosal sejarah tari Gandrung Banyuwangi. ''Dikemas dengan cerita kolosal agar masyarakat tahu sejarah tarian Gandrung,'' katanya.

Dibuka dengan cerita VOC Belanda yang menguasai Banyuwangi dan memperbudak rakyat Banyuwangi. Setelah melakukan penyiksaan kepada warga pribumi, para penjajah biasa berpesta dengan menari diiringi penari gandrung yang saat itu bukan perempuan, namun laki-laki.

Perlawanan terus dilakukan oleh pribumi, hingga pada saat Belanda berhasil diusir dari bumi Indonesia. Namun tari Gandrung tetap dilestarikan hingga sekarang sebagai warisan budaya Banyuwangi.

Gandrung Sewu adalah salah satu agenda Pemkab Banyuwangi dalam Festival Banyuwangi 2012, meramaikan Hari Jadi Ke-214 Banyuwangi. Selain melibatkan ribuan pelajar, Gandrung Sewu juga melibatkan kalangan profesional.

Selain Gandrung Sewu, Festival Banyuwangi 2012 yang digelar 15 November hingga 22 Desember itu juga diramaikan dengan berbagai event tradisional seperti Festival Anak Yatim, Festival Kuwung, tradisional dengan budaya modern yang tersaji seperti dalam acara Banyuwangi Jazz Festival, Festival Anak Yatim, dan pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Entus Susmono.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.